Gaya Hidup Anak Muda Asia Tenggara Terekam dalam Serial 10 Episode

showbiz6 Dilihat

DermayuMagz.com – Vidio dan DW berkolaborasi meluncurkan serial terbaru berjudul “The Scene – Living and Lifestyle in Southeast Asia”. Serial orisinal ini menyajikan potret keseharian generasi muda di Asia Tenggara, mengeksplorasi dinamika gaya hidup, identitas, dan budaya mereka.

Jochen Rosenkranz, Director of Culture and Sports DW, menekankan bahwa serial ini menampilkan berbagai perspektif dari negara-negara di Asia Tenggara mengenai topik yang sama. Tujuannya adalah untuk memicu dialog mengenai isu-isu yang relevan dengan kehidupan audiens muda saat ini.

Setiap episode serial ini memiliki durasi 15 menit dan ditujukan untuk audiens perkotaan berusia 20 hingga 35 tahun. Daniel Vogelgesang dari DW Distribution Asia menyatakan bahwa format ini efektif dalam menyatukan orang melalui cerita-cerita yang dibagikan.

Serial ini dirancang untuk menjangkau penonton di 11 negara di Asia Tenggara. Daniel Vogelgesang menambahkan bahwa Vidio berkomitmen untuk melayani audiens muda perkotaan melalui platform digital yang kuat, serta menceritakan kisah-kisah yang mungkin belum banyak diketahui.

Vidio menyadari bahwa konten semacam ini sangat dinantikan oleh penggunanya, yang mayoritas adalah generasi muda. Dhini W Prayogo, SVP Content Acquisition Vidio, mengungkapkan optimismenya terhadap jangkauan distribusi yang luas yang dimiliki Vidio.

Ia menjelaskan bahwa Vidio, sebagai platform streaming dengan aplikasi dan web, tersedia di berbagai saluran distribusi seperti Smart TV di Indonesia dan regional. Jaringan ini diharapkan dapat membantu DW menjangkau audiens yang lebih luas, sekaligus melayani audiens tetap Vidio.

Tayangan “The Scene” tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengangkat realitas sosial dan budaya yang membentuk karakter generasi muda saat ini. Dhini W Prayogo menyatakan kebanggaannya melihat talenta muda Indonesia mendapatkan pengakuan di kancah internasional.

Kombinasi audiens global dan lokal yang dimiliki Vidio, ditambah dengan tayangan dari DW Indonesia, memungkinkan talenta muda Indonesia untuk dikenal secara global. Ia merasa bangga melihat kolaborasi ini dan talenta muda yang tampil bersama.

Liputan6.com, Jakarta – Ruang makan di rumah Sarwendah menampilkan konsep area bersantap yang luas dan nyaman untuk berkumpul bersama keluarga. Area ini terintegrasi dengan dapur bersih untuk memudahkan penyajian makanan.

Baca juga : Barcelona Punya Rencana untuk Ronald Araujo

Penataan furnitur dan pemilihan warna di ruang makan ini disesuaikan dengan aktivitas penghuni yang sering mengadakan acara bersama. Desain interiornya mengadopsi elemen klasik dan modern, serta menyajikan inspirasi dapur yang mewah dan elegan.

Secara keseluruhan, ruang makan Sarwendah menampilkan unsur warna putih yang dominan, memberikan kesan bersih dan lapang. Berikut adalah beberapa potret ruang makan rumah Sarwendah yang dirangkum pada Rabu (3/6).

Mengutip dari kanal YouTube Atta Halilintar, foto pertama memperlihatkan area memasak dan penyajian makanan yang mengusung konsep klasik mewah. Penataan kabinetnya disesuaikan dengan bentuk dinding, menggunakan warna netral yang selaras dengan lantai ruangan.

Permukaan meja konter menggunakan material datar yang mudah dibersihkan setelah aktivitas memasak. Peralatan elektronik rumah tangga diletakkan pada posisi yang mudah dijangkau.

Sarwendah sendiri mengaku sangat memperhatikan penataan interior rumahnya, termasuk ruang makan, demi kenyamanan. Ia memang menyukai desain interior dan ingin ruangan tersebut membuatnya merasa nyaman.

Bagian tengah ruang makan didominasi oleh meja besar dan panjang dengan permukaan datar berwarna putih terang. Meja ini mampu menampung banyak hidangan untuk keluarga.

Permukaan meja yang bersih memberikan kontras visual dengan elemen interior di sekitarnya. Terdapat juga deretan kursi berwarna biru tua tanpa lengan. Kombinasi warna putih pada meja dan biru pada kursi menjadi daya tarik utama di area ini.

Di atas meja makan utama, terpasang lampu gantung yang berfungsi sebagai sumber cahaya utama. Lampu ini menerangi seluruh permukaan area makan, memberikan keseimbangan visual pada langit-langit ruangan yang luas.

Hasilnya, ruang makan ini menjadi pusat berkumpul yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga. Pantulan cahaya pada lantai membuat ruangan terasa lebih lapang, terutama saat malam hari.