DermayuMagz.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah melakukan simulasi sistem persinyalan kereta api. Langkah ini merupakan bagian dari investigasi mendalam terkait kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Tujuannya adalah untuk menelusuri kemungkinan adanya gangguan teknis dan bagaimana sistem merespons saat tabrakan terjadi.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa simulasi ini adalah komponen krusial dalam proses investigasi KNKT yang masih berlangsung. Tujuannya adalah untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan yang terjadi pada 27 April lalu. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa 16 orang dan menyebabkan lebih dari 80 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Dudy menekankan bahwa investigasi KNKT dilakukan secara komprehensif, objektif, dan berdasarkan pengumpulan fakta serta informasi di lapangan. Analisis yang dilakukan juga mempertimbangkan berbagai aspek secara mendalam. Ia juga mengimbau masyarakat dan semua pihak terkait untuk bersabar dan menghormati proses investigasi yang sedang berjalan.
“Mari kita sama-sama hormati proses tersebut dan tunggu hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan,” ujar Dudy, mengutip Antara pada Senin (4/5).
Lebih lanjut, Dudy menyatakan bahwa hasil investigasi KNKT nantinya akan menyajikan temuan menyeluruh mengenai penyebab kecelakaan serta memberikan rekomendasi keselamatan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen penuh untuk menjalankan setiap rekomendasi keselamatan yang dihasilkan dari investigasi tersebut.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menegaskan komitmen perusahaannya. KAI hadir dalam setiap tahapan penanganan pasca-insiden di Bekasi Timur. Fokus utama KAI saat ini adalah pada pemulihan operasional, memberikan pendampingan kepada penumpang dan keluarga korban, serta memperkuat aspek keselamatan perjalanan kereta api.
Baca juga: Babinsa Tinjau Langsung Harga Sembako Terbaru, Daging Sapi Capai Rp135.000
“Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga (korban insiden Bekasi Timur), serta menjaga keselamatan ke depan,” tutur Bobby.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, KAI menyediakan layanan trauma healing. Layanan ini dapat diakses melalui telemedicine maupun pendampingan langsung bagi mereka yang membutuhkan. Masyarakat yang memerlukan bantuan dapat menghubungi call center di nomor 0812-9660-5747. Selain itu, Posko Informasi di Bekasi Timur tetap beroperasi hingga 11 Mei 2026.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk mendapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.
Baca:
- Kecelakaan kereta Bekasi: Manajemen Taksi Green SM hingga Ditjen KA akan diperiksa polisi
- Usai tabrakan maut, pakar desak pemisahan jalur kereta jarak jauh dan komuter
Sumber: Others/ew (da)






