DermayuMagz.com – Lagu anak Indonesia berjudul “Pok Ame-Ame” kembali menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial. Kali ini, kepopulerannya kembali terdongkrak berkat penyanyi internasional ternama, Cardi B.
Cardi B diketahui menggunakan lagu “Pok Ame-Ame” sebagai latar belakang saat melakukan siaran langsung di Instagram pribadinya, @iamcardib. Momen ini sontak menarik perhatian para pengguna internet, khususnya dari Indonesia.
Ternyata, Cardi B memang memiliki kebiasaan memutarkan lagu-lagu anak Indonesia untuk putrinya, Kulture Kiari Cephus, yang akrab disapa Blossom Belle. “Pok Ame-Ame” hanyalah salah satu dari sekian banyak lagu anak Indonesia yang sering diperdengarkan olehnya.
Sebelumnya, Cardi B juga pernah mengunggah video dirinya berjoget dengan iringan lagu “Cicit Cicit Cuit” yang dipopulerkan oleh penyanyi cilik era 90-an, Joshua Suherman. Lagu anak lainnya yang juga pernah digunakan adalah “Ci Luk Ba”.
Aksi Cardi B ini disambut meriah oleh warganet Indonesia. Banyak yang merasa bangga dan terhibur melihat interaksi Cardi B dengan lagu-lagu anak Indonesia. Komentar kocak pun bermunculan, menyebut bahwa Cardi B sangat “melokal”.
Bahkan, ada pula yang iseng memplesetkan nama Cardi B menjadi “Bu Kardi”, seolah-olah ia adalah sosok yang akrab di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini menunjukkan betapa dekatnya perasaan netizen terhadap momen tersebut.
Berkat unggahan Cardi B, lagu-lagu anak Indonesia kembali banyak digunakan sebagai musik latar untuk berbagai video di platform media sosial. Fenomena ini memberikan napas baru bagi lagu-lagu yang mungkin mulai terlupakan oleh generasi muda.
“Pok Ame-Ame” sendiri merupakan salah satu lagu anak Indonesia yang nyaris tergerus zaman. Di tengah gempuran musik internasional dan tren lagu dewasa yang terus berganti, lagu ini jarang sekali diperdengarkan.
Lagu “Pok Ame-Ame” diciptakan oleh Yon Koeswoyo, salah satu personel dari grup musik legendaris Indonesia, Koes Plus. Lagu ini dirilis pada tahun 1973 dengan genre pop yang khas pada masanya.
Kunci kepopuleran “Pok Ame-Ame” terletak pada liriknya yang sederhana dan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Lagu ini seringkali digunakan oleh para ibu untuk menemani anak mereka bermain, terutama saat bermain tepuk tangan.
Sementara itu, lagu “Cicit Cicit Cuit” yang juga menjadi sorotan berkat Cardi B, merupakan karya dari Sunar One. Lagu ini dipopulerkan oleh Joshua Suherman pada tahun 1997 dan telah direkam ulang dalam berbagai versi oleh penyanyi lain seperti Sofyan, Jasmine, hingga Freya Benetta.
Fenomena ini menunjukkan betapa karya musik anak Indonesia memiliki daya tarik universal. Terbukti, lagu-lagu sederhana namun penuh makna ini mampu menembus batas negara dan bahkan digunakan oleh seorang rapper kelas dunia seperti Cardi B.
Kembalinya lagu “Pok Ame-Ame” dan lagu anak lainnya menjadi viral berkat Cardi B menjadi pengingat akan kekayaan budaya musik Indonesia yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. Hal ini juga bisa menjadi momentum untuk kembali memperkenalkan lagu-lagu anak bangsa kepada generasi sekarang.
Diharapkan, tren positif ini dapat mendorong lebih banyak pihak untuk berkarya menciptakan lagu anak yang berkualitas dan relevan dengan zaman, sehingga warisan musik anak Indonesia dapat terus hidup dan dicintai oleh generasi mendatang.
Keterlibatan figur publik internasional seperti Cardi B memberikan nilai tambah yang signifikan dalam mempromosikan lagu anak Indonesia ke panggung global. Ini adalah bukti bahwa musik tanpa batas bahasa dapat menyentuh hati banyak orang.
Penggunaan lagu “Pok Ame-Ame” oleh Cardi B bukan hanya sekadar tren sesaat, tetapi juga dapat membuka jalan bagi apresiasi lebih luas terhadap musik anak Indonesia di kancah internasional. Ini adalah pencapaian yang patut dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Ke depan, semoga semakin banyak lagu anak Indonesia yang dapat mendunia, membawa keunikan dan keceriaan khas Indonesia ke telinga pendengar di seluruh penjuru dunia. Upaya kolaborasi dan promosi yang lebih intensif bisa menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut.
Penting juga bagi para orang tua untuk terus memperkenalkan dan memutarkan lagu-lagu anak Indonesia kepada buah hati mereka. Dengan demikian, lagu-lagu ini tidak akan lekang oleh waktu dan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari masa kecil anak-anak Indonesia.
Viralnya lagu “Pok Ame-Ame” berkat Cardi B adalah bukti nyata bahwa budaya Indonesia, termasuk musik anak-anaknya, memiliki potensi besar untuk mendunia. Hal ini menjadi inspirasi bagi para musisi dan pencipta lagu di tanah air untuk terus berkarya.
Semoga fenomena ini menjadi awal kebangkitan lagu-lagu anak Indonesia di kancah global. Dengan sentuhan internasional seperti yang dilakukan Cardi B, lagu-lagu ini bisa saja menjadi idola baru bagi anak-anak di berbagai negara.
Ke depannya, diharapkan ada lebih banyak lagi eksposur positif terhadap karya-karya musik anak Indonesia. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi popularitas lagu itu sendiri, tetapi juga untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
Peran media sosial dan figur publik internasional seperti Cardi B memang sangat krusial dalam menyebarkan konten positif dan budaya. Momen viral ini patut disyukuri sebagai sebuah kesempatan emas.
Dengan lirik yang mudah diingat dan melodi yang ceria, lagu “Pok Ame-Ame” memang memiliki kualitas yang tak lekang oleh waktu. Kini, berkat Cardi B, lagu ini kembali bersinar dan mendapat apresiasi yang layak.
Fenomena ini juga bisa mendorong diskusi lebih lanjut mengenai pentingnya menjaga dan mengembangkan musik anak-anak di Indonesia. Musik anak bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pembentukan karakter.
Kisah lagu “Pok Ame-Ame” yang kembali viral ini menjadi pengingat bahwa karya seni yang tulus dan penuh makna akan selalu menemukan jalannya sendiri untuk dikenal dan dicintai, bahkan melintasi batas-batas geografis dan budaya.
Terima kasih kepada Cardi B yang telah membawa lagu anak Indonesia ini kembali menjadi sorotan. Semoga semakin banyak lagi lagu-lagu indah dari Indonesia yang dapat mendunia.
Baca juga: TMMD 128 Gresik Perbaiki Jalan Desa, Tingkatkan Akses Ekonomi






