Lagu Yovie & Nuno Tersulit Menurut Vokalis Baru: Adhyra dan Chico Ungkap Alasan

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Adhyra Yudhi dan Chico Andreas, dua vokalis baru Yovie & Nuno, mengakui bahwa lagu-lagu dari band legendaris ini meskipun terdengar indah di telinga, ternyata menyimpan tingkat kesulitan yang cukup tinggi saat dinyanyikan.

Kedua musisi muda ini akan segera memeriahkan panggung konser bertajuk “25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno” yang dijadwalkan digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada 13 Juni 2026.

Sebelum menyambut momen spesial tersebut, Adhyra Yudhi dan Chico Andreas telah merilis sebuah extended play (EP) bertajuk “Kilometer”. Dalam prosesnya, mereka terus mendalami dan mempelajari repertoar lagu-lagu Yovie & Nuno.

Dari pendalaman tersebut, muncul kesimpulan yang konsisten: karya-karya Yovie & Nuno memiliki daya tarik pendengaran yang kuat, namun menuntut teknik vokal yang mumpuni untuk dibawakan.

Saat ditanya mengenai lagu yang paling menantang untuk dibawakan, Chico Andreas langsung menyebutkan “Demi Hati”. Ia menjelaskan bahwa lagu tersebut memiliki nuansa unik yang memadukan narasi seperti percakapan dengan melodi yang mengalir.

“Kalau dari seluruh album, ada lagu yang menurut saya sulit, ‘Demi Hati.’ Bagaimana caranya nyanyi tapi kayak orang lagi ngomong. Kayak bercerita tapi ada melodinya. Itu sulit banget,” ungkap Chico Andreas dalam sebuah wawancara eksklusif.

Chico juga menambahkan bahwa tidak ada lagu yang bisa dikatakan mudah. Ia mencontohkan lagu “Janji Hati”, yang menjadi judul konser perayaan 25 tahun Yovie & Nuno.

Meskipun notasi lagu ini terdengar sederhana, Chico menekankan pentingnya penjiwaan agar lirik sakral yang berisi janji sehidup semati dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengar.

“Lagunya enak didengar, notasinya sepintas simpel. Kalau nyanyinya sembarang, enggak akan enak didengar karena liriknya sakral berupa janji sehidup semati dengan belahan jiwa. Rasa harus “pas agar ikrar yang tercantum dalam lirik membekas di benak audiens,” jelasnya.

Bahkan lagu yang bernuansa ceria seperti “Bunga Jiwaku” pun menurut Chico memiliki tantangan tersendiri. Aransemennya yang sangat earcatchy dan membangkitkan semangat pendengar justru membutuhkan performa vokal yang tak kalah enerjik.

“Semua lagunya susah. Kalau yang happy-happy-an, bukan berarti gampang ya, ‘Bunga Jiwaku.’ Karena aransemennya earcatchy banget. Jadi mood-nya langsung up, easy listening, enggak easy dinyanyikan tapi agak easy ha ha ha,” tambah Chico sembari tertawa.

Berbeda dengan Chico, Adhyra Yudhi memiliki pandangan lain mengenai lagu tersulit. Ia menyoroti lagu “Sampai Akhir Waktu” dari album Winning Eleven yang dirilis pada tahun 2010.

Album tersebut merupakan album terakhir bagi Dudy Oris sebagai vokalis Yovie & Nuno. Adhyra menjelaskan bahwa lagu ini cukup menantang karena adanya perubahan interval nada yang cukup signifikan, dari nada tinggi ke rendah dan sebaliknya.

“Lagu ‘Sampai Akhir Waktu’ sebenarnya sudah ditundukkan nadanya karena lumayan jauh interval-interval nadanya dari tinggi ke rendah dan sebaliknya,” ujar Adhyra Yudhi.

Selain “Sampai Akhir Waktu”, Adhyra juga menyebutkan lagu “Tanpa Cinta” sebagai salah satu yang sulit dinyanyikan. Ia mengagumi kemampuan Yovie Widianto dalam menciptakan melodi yang kompleks namun tetap enak didengar.

“Kalau nyanyi dalam posisi duduk, lalu posisi duduknya agak enggak benar, bisa kedengaran pitchy-nya,” ujarnya. Ia melanjutkan, “Lagu ‘Tanpa Cinta’ juga susah. Itu magisnya Mas Yovie. Dia bisa membuat lagu yang melodinya susah jadi enak didengar.”

“Tanpa Cinta” sendiri merupakan salah satu hits besar dari album Still The One yang dirilis pada tahun 2014. Album tersebut menandai kehadiran Arya Windura sebagai vokalis baru, menggantikan Dudy Oris.

Menariknya, ketika ditanya mengenai lagu Yovie & Nuno yang paling mudah dibawakan, Adhyra Yudhi memilih lagu terbaru mereka, “Kilometer”. Namun, ia segera mengklarifikasi bahwa kemudahan tersebut bukan berarti tanpa tantangan.

“Bukan gampang tapi bikin semangat nyanyinya, ‘Kilometer.’ Karena lagi panas-panasnya mempromosikan, jadi lagu yang sangat kami banggakan sebagai vokalis baru. Terasa lebih relaks saat manggung. Padahal sedih lagunya,” ungkap Adhyra Yudhi.

Baca juga : Agustina Arumsari, Wakil Ketua BGN Baru: Mantan Petinggi BPKP Ahli Investigasi

Ia menambahkan bahwa semangat promosi dan kebanggaan sebagai vokalis baru membuat lagu “Kilometer” terasa lebih ringan untuk dibawakan, meskipun secara lirik memiliki nuansa kesedihan.