Bintang Pilihan, Lamine Yamal Miliki Level yang Setara Lionel Messi
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai pemain istimewa dan menyebut bakatnya sejajar dengan Lionel Messi.
OlehDimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 08 Juni 2026, 13:58 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarLaga uji coba antara Timnas Spanyol kontra Mesir di RCDE Stadium, Barcelona, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB, tercoreng aksi oknum suporter yang tidak terpuji. Lamine Yamal, mengecam keras nyanyian rasis dan Islamofobia yang menggema dalam laga uji coba tersebut. (AP/Joan Monfort)
Liputan6.com, Jakarta – Lamine Yamal dipastikan akan menjadi salah satu sorotan utama di Piala Dunia 2026 setelah terus menunjukkan perkembangan luar biasa bersama Timnas Spanyol. Pemain muda Barcelona itu datang ke turnamen dengan status salah satu talenta terbaik dunia.
Performa Yamal dalam beberapa musim terakhir memang sulit diabaikan. Ia sukses membantu Barcelona mempertahankan gelar La Liga untuk kedua kalinya secara beruntun dan kembali menunjukkan pengaruh besar di lini serang Blaugrana.
Keberhasilan tersebut membuat Yamal dinobatkan sebagai Pemain Terbaik La Liga. Penghargaan itu semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain muda paling menjanjikan di sepak bola Eropa saat ini.
Menjelang Piala Dunia 2026, ekspektasi terhadap Yamal semakin tinggi. Namun, pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente justru yakin tekanan besar tidak akan menjadi masalah bagi pemain yang baru berusia 18 tahun tersebut.
Bakat Langka yang Tidak Dimiliki Banyak PemainPerbesarMedia Spanyol menggambarkan kejadian ini sebagai tindakan yang memalukan. Reaksi keras juga datang dari berbagai organisasi sepak bola dan klub, termasuk Espanyol yang ikut mengutuk insiden tersebut. (AP/Joan Monfort)
Luis de la Fuente menilai Yamal termasuk pemain yang memiliki kualitas berbeda dibandingkan kebanyakan pesepak bola profesional. Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk mencapai level tertinggi tanpa karakter dan mentalitas yang tepat.
Pelatih La Roja itu melihat Yamal memiliki keberanian yang jarang ditemukan pada pemain seusianya. Sorotan media dan tekanan publik yang besar sejauh ini tidak mengganggu perkembangan sang winger.
De la Fuente menegaskan bahwa banyak pemain berbakat gagal mencapai puncak karena tidak mampu menghadapi tantangan di luar lapangan. Namun, ia melihat Yamal memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk terus berkembang.
“Lamine memang ditakdirkan untuk ini. Ia memiliki karakter yang berani. Mungkin tekanan itu akan membuat Anda atau saya kewalahan. Tapi orang-orang ini istimewa. Berapa kali kita bertanya kepada seorang pemain: ‘Seberapa bagus pemain itu, apa yang terjadi padanya? Mengapa ia tidak berhasil?’ Karena Anda harus pandai bermain sepak bola dan seribu hal lainnya,” kata De la Fuente kepada The Guardian.
Yamal Berada di Kelas yang Sama dengan MessiPerbesarKini setelah 16 tahun foto tersebut dibuat, Yamal berubah menjadi bintang Barcelona dan Timnas Spanyol. (AP Photo/Joan Monfort)
Perbandingan antara Lamine Yamal dan Lionel Messi sudah muncul sejak pemain muda Spanyol itu menembus tim utama Barcelona. Meski demikian, De la Fuente meminta publik untuk tidak membebani Yamal dengan tuntutan menjadi penerus langsung legenda Argentina tersebut.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Lanjut Baca:
Menurutnya, Yamal memang memiliki kesamaan dengan Messi dalam hal bakat alami yang sangat langka. Hanya sedikit pemain dalam sejarah sepak bola yang mampu memengaruhi pertandingan di level tertinggi sejak usia sangat muda.
De la Fuente menilai Yamal masuk dalam kelompok pemain elite yang memiliki kemampuan bawaan luar biasa. Ia menyebut kategori tersebut hanya dihuni oleh nama-nama spesial dalam dunia sepak bola.
“Lamine berusia 16 tahun [di Euro], sekarang 18 tahun, ia menghadapi tekanan media yang brutal dan jarang melakukan kesalahan. Satu menit, satu kesalahan, dan fokusnya tertuju pada itu; itu tidak adil,” serunya.
“Pemain sepak bola adalah orang-orang dengan kemampuan tinggi, sangat cerdas. Mereka adalah jenius dan kemudian ada mereka yang disentuh oleh tongkat sihir Tuhan dan jumlahnya sangat sedikit. Lamine, Messi…”
Show AllDimas Ardi PrasetyaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
Bintang Pilihan, Lamine Yamal Miliki Level yang Setara Lionel Messi
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai pemain istimewa dan menyebut bakatnya sejajar dengan Lionel Messi.
OlehDimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 08 Juni 2026, 13:58 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarLaga uji coba antara Timnas Spanyol kontra Mesir di RCDE Stadium, Barcelona, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB, tercoreng aksi oknum suporter yang tidak terpuji. Lamine Yamal, mengecam keras nyanyian rasis dan Islamofobia yang menggema dalam laga uji coba tersebut. (AP/Joan Monfort)
Menurutnya, Yamal memang memiliki kesamaan dengan Messi dalam hal bakat alami yang sangat langka. Hanya sedikit pemain dalam sejarah sepak bola yang mampu memengaruhi pertandingan di level tertinggi sejak usia sangat muda.
De la Fuente menilai Yamal masuk dalam kelompok pemain elite yang memiliki kemampuan bawaan luar biasa. Ia menyebut kategori tersebut hanya dihuni oleh nama-nama spesial dalam dunia sepak bola.
“Lamine berusia 16 tahun [di Euro], sekarang 18 tahun, ia menghadapi tekanan media yang brutal dan jarang melakukan kesalahan. Satu menit, satu kesalahan, dan fokusnya tertuju pada itu; itu tidak adil,” serunya.
“Pemain sepak bola adalah orang-orang dengan kemampuan tinggi, sangat cerdas. Mereka adalah jenius dan kemudian ada mereka yang disentuh oleh tongkat sihir Tuhan dan jumlahnya sangat sedikit. Lamine, Messi…”
Kisah Foto Messi dan Bayi Yamal yang Kembali ViralPerbesarYamal memecahkan rekor sebelumnya milik Kylian Mbappe, yang mencapainya pada usia 18 tahun 350 hari pada 2017. (AP Photo/Joan Monfort)
Belakangan ini, sebuah foto lama yang memperlihatkan Lionel Messi menggendong dan memandikan bayi Lamine Yamal kembali menjadi perbincangan. Foto tersebut diambil dalam sebuah sesi kalender amal ketika Messi masih berusia sekitar 20 tahun.
Kemunculan kembali foto tersebut memicu berbagai reaksi dari para penggemar sepak bola. Banyak yang menganggap momen itu sebagai simbol pergantian generasi dari Messi kepada Yamal.
De la Fuente pun ikut menanggapi foto yang viral tersebut. Meski mengakui bisa saja itu hanya kebetulan, ia melihat ada makna yang lebih dalam di balik peristiwa tersebut.
“Mungkin Messi telah menggendong banyak bayi. Mungkin itu kebetulan. Tetapi bagi kita yang memiliki iman, yang percaya pada sesuatu yang lebih besar, ‘kebetulan’ adalah nama samaran Tuhan ketika Ia tidak ingin menandatangani namanya. Dalam hidup, saya pikir, semuanya terjadi karena suatu alasan,” cetus De La Fuente.
(The Guardian)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Show AllDimas Ardi PrasetyaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
Bintang Pilihan, Lamine Yamal Miliki Level yang Setara Lionel Messi
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai pemain istimewa dan menyebut bakatnya sejajar dengan Lionel Messi.
OlehDimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 08 Juni 2026, 13:58 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarLaga uji coba antara Timnas Spanyol kontra Mesir di RCDE Stadium, Barcelona, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB, tercoreng aksi oknum suporter yang tidak terpuji. Lamine Yamal, mengecam keras nyanyian rasis dan Islamofobia yang menggema dalam laga uji coba tersebut. (AP/Joan Monfort)
Liputan6.com, Jakarta – Lamine Yamal dipastikan akan menjadi salah satu sorotan utama di Piala Dunia 2026 setelah terus menunjukkan perkembangan luar biasa bersama Timnas Spanyol. Pemain muda Barcelona itu datang ke turnamen dengan status salah satu talenta terbaik dunia.
Performa Yamal dalam beberapa musim terakhir memang sulit diabaikan. Ia sukses membantu Barcelona mempertahankan gelar La Liga untuk kedua kalinya secara beruntun dan kembali menunjukkan pengaruh besar di lini serang Blaugrana.
Keberhasilan tersebut membuat Yamal dinobatkan sebagai Pemain Terbaik La Liga. Penghargaan itu semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain muda paling menjanjikan di sepak bola Eropa saat ini.
Menjelang Piala Dunia 2026, ekspektasi terhadap Yamal semakin tinggi. Namun, pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente justru yakin tekanan besar tidak akan menjadi masalah bagi pemain yang baru berusia 18 tahun tersebut.
Bakat Langka yang Tidak Dimiliki Banyak PemainPerbesarMedia Spanyol menggambarkan kejadian ini sebagai tindakan yang memalukan. Reaksi keras juga datang dari berbagai organisasi sepak bola dan klub, termasuk Espanyol yang ikut mengutuk insiden tersebut. (AP/Joan Monfort)
Luis de la Fuente menilai Yamal termasuk pemain yang memiliki kualitas berbeda dibandingkan kebanyakan pesepak bola profesional. Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk mencapai level tertinggi tanpa karakter dan mentalitas yang tepat.
Pelatih La Roja itu melihat Yamal memiliki keberanian yang jarang ditemukan pada pemain seusianya. Sorotan media dan tekanan publik yang besar sejauh ini tidak mengganggu perkembangan sang winger.
De la Fuente menegaskan bahwa banyak pemain berbakat gagal mencapai puncak karena tidak mampu menghadapi tantangan di luar lapangan. Namun, ia melihat Yamal memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk terus berkembang.
“Lamine memang ditakdirkan untuk ini. Ia memiliki karakter yang berani. Mungkin tekanan itu akan membuat Anda atau saya kewalahan. Tapi orang-orang ini istimewa. Berapa kali kita bertanya kepada seorang pemain: ‘Seberapa bagus pemain itu, apa yang terjadi padanya? Mengapa ia tidak berhasil?’ Karena Anda harus pandai bermain sepak bola dan seribu hal lainnya,” kata De la Fuente kepada The Guardian.
Yamal Berada di Kelas yang Sama dengan MessiPerbesarKini setelah 16 tahun foto tersebut dibuat, Yamal berubah menjadi bintang Barcelona dan Timnas Spanyol. (AP Photo/Joan Monfort)
Perbandingan antara Lamine Yamal dan Lionel Messi sudah muncul sejak pemain muda Spanyol itu menembus tim utama Barcelona. Meski demikian, De la Fuente meminta publik untuk tidak membebani Yamal dengan tuntutan menjadi penerus langsung legenda Argentina tersebut.
Menurutnya, Yamal memang memiliki kesamaan dengan Messi dalam hal bakat alami yang sangat langka. Hanya sedikit pemain dalam sejarah sepak bola yang mampu memengaruhi pertandingan di level tertinggi sejak usia sangat muda.
De la Fuente menilai Yamal masuk dalam kelompok pemain elite yang memiliki kemampuan bawaan luar biasa. Ia menyebut kategori tersebut hanya dihuni oleh nama-nama spesial dalam dunia sepak bola.
“Lamine berusia 16 tahun [di Euro], sekarang 18 tahun, ia menghadapi tekanan media yang brutal dan jarang melakukan kesalahan. Satu menit, satu kesalahan, dan fokusnya tertuju pada itu; itu tidak adil,” serunya.
“Pemain sepak bola adalah orang-orang dengan kemampuan tinggi, sangat cerdas. Mereka adalah jenius dan kemudian ada mereka yang disentuh oleh tongkat sihir Tuhan dan jumlahnya sangat sedikit. Lamine, Messi…”
Kisah Foto Messi dan Bayi Yamal yang Kembali ViralPerbesarYamal memecahkan rekor sebelumnya milik Kylian Mbappe, yang mencapainya pada usia 18 tahun 350 hari pada 2017. (AP Photo/Joan Monfort)
Belakangan ini, sebuah foto lama yang memperlihatkan Lionel Messi menggendong dan memandikan bayi Lamine Yamal kembali menjadi perbincangan. Foto tersebut diambil dalam sebuah sesi kalender amal ketika Messi masih berusia sekitar 20 tahun.
Kemunculan kembali foto tersebut memicu berbagai reaksi dari para penggemar sepak bola. Banyak yang menganggap momen itu sebagai simbol pergantian generasi dari Messi kepada Yamal.
De la Fuente pun ikut menanggapi foto yang viral tersebut. Meski mengakui bisa saja itu hanya kebetulan, ia melihat ada makna yang lebih dalam di balik peristiwa tersebut.
“Mungkin Messi telah menggendong banyak bayi. Mungkin itu kebetulan. Tetapi bagi kita yang memiliki iman, yang percaya pada sesuatu yang lebih besar, ‘kebetulan’ adalah nama samaran Tuhan ketika Ia tidak ingin menandatangani namanya. Dalam hidup, saya pikir, semuanya terjadi karena suatu alasan,” cetus De La Fuente.
(The Guardian)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Show AllDimas Ardi PrasetyaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026






