DermayuMagz.com – Rumah megah milik pasangan musisi legendaris Anang Hermansyah dan Ashanty yang terletak di kawasan Cinere, Depok, selalu menarik perhatian publik karena kemewahannya.
Kediaman yang kerap dijuluki “Istana Cinere” ini mengusung gaya arsitektur klasik modern yang dipadukan dengan berbagai fasilitas kelas atas. Salah satu fasilitas luar ruangan yang paling menonjol dan menjadi pusat perhatian di halaman belakang adalah area kolam renang outdoor yang didesain sangat luas, asri, dan menyerupai resor eksklusif.
Desain lanskap di sekitar kolam renang ini dirancang secara matang untuk memberikan kenyamanan maksimal sekaligus nilai estetika yang tinggi. Penampakan detail mengenai tata letak, material bangunan, hingga vegetasi di area kolam renang ini terlihat jelas melalui dokumentasi terbaru yang diunggah di kanal YouTube resmi keluarga mereka, The Hermansyah A6.
Melalui video tersebut, publik dapat melihat bagaimana setiap sudut halaman belakang ini dikerjakan dengan material premium dan detail arsitektur yang memanjakan mata. Berikut beberapa potret kolam renang di rumah Anang dan Ashanty di Cinere, dirangkum Liputan6.com dari kanal YouTube The Hermansyah A6 pada Sabtu (6/6/2026).
1. Desain Kolam Renang Outdoor Berkonsep Klasik Tropis
Kolam renang utama di kediaman Cinere ini mengusung konsep terbuka atau outdoor yang memanfaatkan pencahayaan alami matahari secara maksimal. Bentuk kolam renang ini dirancang memanjang dengan pola persegi panjang yang tegas, memberikan kesan luas sekaligus efisien bagi fungsi olahraga air.
Desainnya menyatu langsung dengan alam sekitar tanpa adanya sekat atap yang menghalangi pandangan ke langit. Di sekeliling perimeter kolam renang, terdapat tanaman hias berdaun hijau serta pepohonan tropis yang tumbuh subur dan terawat.
Kehadiran vegetasi ini berfungsi ganda, yaitu sebagai peneduh alami dari teriknya sinar matahari sekaligus penyaring debu agar udara di sekitar kolam tetap bersih. Kombinasi antara birunya air dan hijaunya tanaman menciptakan atmosfer halaman belakang yang sangat menenangkan.
Ukuran kolam yang terbilang di atas rata-rata kolam rumah tinggal pada umumnya ini menegaskan status kemewahan Istana Cinere. Jarak antara bibir kolam dengan batas pagar rumah juga diposisikan secara ideal untuk memberikan ruang sirkulasi udara yang baik.
Hal ini membuat area luar ruangan ini selalu terasa sejuk dan tidak pengap sepanjang hari.
2. Konstruksi Lantai Dangkal dan Undakan Ramah Anak
Salah satu detail arsitektur internal kolam yang sangat fungsional adalah adanya pembagian zona kedalaman air melalui sistem undakan bertingkat. Pada sisi bagian tepi, kolam ini dilengkapi dengan lantai penahan yang sengaja dibuat dangkal berbentuk tangga lebar yang landai.
Konstruksi ini dilapisi dengan material keramik bertekstur khusus agar tidak licin saat diinjak di dalam air. Zona dangkal ini berfungsi sebagai area transisi sebelum memasuki bagian kolam yang memiliki kedalaman penuh untuk orang dewasa.
Dengan adanya undakan lantai ini, aliran air menjadi lebih dinamis dan memberikan estetika visual berupa gradasi warna air dari biru muda jernih hingga biru tua di bagian yang dalam. Struktur ini juga menambah variasi bentuk interior kolam agar tidak monoton.
Pelapis dinding dan dasar kolam menggunakan ubin mozaik (mosaic tiles) premium berukuran kecil dengan perpaduan warna biru muda dan putih. Penggunaan jenis ubin ini sangat efektif dalam memantulkan cahaya matahari, sehingga air kolam selalu terlihat berkilau dan mengundang.
Selain itu, ubin mozaik dikenal memiliki daya tahan yang sangat tinggi terhadap tekanan air dan bahan kimia pembersih kolam.
3. Material Dek Lantai Kayu (Pool Deck) Premium yang Antislip
Beralih ke bagian luar kolam, seluruh tepian utama kolam renang Istana Cinere ini dilapisi oleh pool deck yang terbuat dari material kayu berkualitas tinggi. Penggunaan lantai kayu atau wood decking outdoor ini memberikan sentuhan hangat yang kontras dengan dinginnya material batu dan air kolam.
Warna cokelat alami dari kayu ini dipertahankan dengan lapisan pelindung khusus (coating) agar tahan lama. Karakteristik utama dari material dek kayu yang dipilih ini adalah kemampuannya untuk menyerap panas matahari dengan baik, sehingga lantai tidak akan terasa panas saat diinjak dengan kaki telanjang pada siang hari.
Selain itu, tekstur serat kayu alami memberikan sifat antislip yang sangat baik, meminimalkan risiko terpeleset akibat cipratan air kolam yang membasahi lantai permukaan dek. Pemasangan dek kayu ini dilakukan dengan sistem celah kecil di antara setiap bilah papan kayu untuk jalur pembuangan air (drainage).
Jalur ini memastikan bahwa tidak ada air yang menggenang di permukaan lantai setelah kolam digunakan. Keberadaan dek kayu yang luas ini juga memberikan ruang yang cukup untuk meletakkan berbagai fasilitas penunjang outdoor lainnya di kemudian hari.
4. Ornamen Dinding Batu Alam Bermotif Geometris yang Kokoh
Fasilitas kolam renang ini juga dipercantik dengan kehadiran dinding pembatas vertikal yang megah di salah satu sisinya. Dinding tersebut tidak dibiarkan polos begitu saja, melainkan dilapisi oleh batuan alam asli yang disusun dengan rapi. Pemilihan batu alam ini memperkuat kesan alami dan menyatu dengan konsep lanskap tropis yang diusung oleh halaman belakang rumah.
Batu alam yang digunakan memiliki potongan geometris yang bervariasi, menciptakan tekstur timbul yang estetik ketika terkena sorotan cahaya matahari maupun lampu taman. Warna abu-abu alami dari batuan tersebut memberikan kesan kokoh, mewah, dan berkarakter, yang menjadi latar belakang kontras yang indah bagi birunya air kolam renang di bawahnya.
Pada bagian atas dinding batu alam ini, terdapat saluran air kecil yang dirancang sebagai bagian dari sistem sirkulasi air kolam atau estetika air terjun mini. Struktur dinding ini juga berfungsi sebagai penahan tanah (retaining wall) untuk area taman yang posisinya lebih tinggi di atasnya.
Detail teknik sipil dan arsitektur ini digarap dengan sangat rapi dan presisi tinggi.
5. Utilitas dan Sistem Selang Air Pembersih Kolam
Di sudut-sudut strategis sekitar kolam renang, terdapat instalasi utilitas air bersih yang terintegrasi dengan rapi. Salah satunya adalah keran air outdoor yang dilengkapi dengan selang fleksibel berwarna biru berukuran panjang. Selang ini ditempatkan di area pinggir dek untuk mempermudah proses perawatan, pembersihan area lantai kayu, maupun pengisian volume air kolam secara berkala.
Sistem drainase di sekitar area kolam juga tersembunyi dengan sangat rapi di bawah lantai dek kayu dan di sela-sela lantai batu luar. Saluran pembuangan ini dirancang sedemikian rupa agar air hujan maupun air luapan kolam dapat langsung dialirkan ke pembuangan utama tanpa merusak struktur tanah di sekitarnya.
Hal ini menjaga area halaman belakang tetap kering dan bersih dari genangan lumpur. Selain utilitas air, di sekitar kolam juga tertanam instalasi kabel listrik bawah tanah yang aman untuk menyuplai daya ke lampu-lampu kolam.
Semua komponen mekanikal dan elektrikal ini dipasang dengan standar keamanan yang sangat ketat mengingat areanya yang selalu bersentuhan dengan air, sehingga menjamin keamanan menyeluruh bagi seluruh penghuni rumah.
6. Integrasi Area Kolam dengan Ruang Santai Luar Ruangan
Potret terakhir memperlihatkan bagaimana kolam renang ini terintegrasi secara spasial dengan area komunal atau tempat bersantai di halaman belakang rumah. Dek kayu yang luas di tepi kolam menyambung langsung dengan area berlantai keramik yang terletak di bawah naungan struktur bangunan utama rumah.
Penataan ini menciptakan alur ruang yang sangat nyaman dari dalam menuju luar rumah. Di area transisi ini, diletakkan beberapa perabot luar ruangan (outdoor furniture) seperti kursi santai dengan material yang tahan terhadap kelembapan tinggi. Tempat ini menjadi spot yang sangat strategis karena terlindung dari terik matahari langsung namun tetap menyuguhkan pemandangan penuh ke arah kolam renang yang asri.
Pintu kaca besar dari bangunan utama juga memberikan akses visual langsung dari dalam ruangan. Secara keseluruhan, tata letak kolam renang di Istana Cinere ini mengedepankan harmoni antara elemen air, kayu, batu, dan tanaman hijau. Desain arsitekturnya berhasil menciptakan sebuah oase pribadi yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga sangat fungsional dan direncanakan dengan detail teknis material yang sangat matang.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Potret Kolam Renang Rumah Anang dan Ashanty
Apa jenis material lantai yang mendominasi area pinggir kolam renang rumah Anang-Ashanty di Cinere?
Area pinggir kolam renang didominasi oleh material dek kayu premium (wood decking) outdoor yang bersifat antislip, tahan cuaca, dan tidak menyerap panas matahari secara berlebihan.
Bagaimana desain ubin atau keramik yang digunakan di dalam kolam renang tersebut?
Bagian dalam kolam renang dilapisi oleh ubin mozaik (mosaic tiles) berkualitas tinggi dengan kombinasi warna biru dan putih yang efektif memantulkan cahaya sehingga air tampak jernih berkilau.
Ornamen dinding apa yang digunakan untuk mempercantik tampilan vertikal di sekitar kolam renang?
Sisi dinding di sekitar kolam renang dilapisi oleh susunan batu alam asli dengan potongan geometris bertekstur yang memberikan kesan kokoh, alami, dan mewah.
Bagaimana kolam renang ini dirancang agar aman bagi struktur bangunan dan ramah anak?
Kolam renang dilengkapi dengan undakan lantai dangkal di bagian tepi bagian dalam, serta memiliki sistem drainase tersembunyi di bawah dek kayu untuk mencegah terjadinya genangan air yang merusak material.






