Tyler Fletcher Kaget Dapat Panggilan Timnas Skotlandia untuk Piala Dunia 2026

bola4 Dilihat

Mendadak Piala Dunia 2026, Tyler Fletcher Masih Tak Percaya Dapat Panggilan Timnas Skotlandia

Tyler Fletcher mengaku terkejut setelah dipanggil mendadak ke skuad Timnas Skotlandia untuk Piala Dunia 2026 menggantikan Billy Gilmour yang cedera.

OlehAsad ArifinDiterbitkan 07 Juni 2026, 16:10 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPemain muda Manchester United dan Timnas Skotlandia, Tyler Fletcher. (Dok. Scotlandia National Team)

Liputan6.com, Jakarta – Tyler Fletcher menjadi salah satu cerita menarik dalam skuad Timnas Skotlandia untuk Piala Dunia 2026. Gelandang muda Manchester United itu mendapatkan panggilan yang sama sekali tidak ia duga sebelumnya.

Pemain berusia 19 tahun tersebut awalnya hanya diproyeksikan untuk mengikuti agenda FIFA Matchday bersama tim nasional senior. Ia bahkan tidak masuk dalam rencana awal skuad Skotlandia untuk Piala Dunia.

Situasi berubah setelah Billy Gilmour mengalami cedera dan dipastikan absen dari turnamen. Fletcher kemudian dipilih sebagai pengganti untuk melengkapi daftar pemain yang dibawa Steve Clarke.

Perubahan mendadak itu membuat Fletcher terkejut sekaligus bahagia. Kesempatan tampil di panggung sepak bola terbesar dunia datang jauh lebih cepat dari yang ia bayangkan.

Tidak Pernah Membayangkan Lolos ke Skuad Piala DuniaPerbesarPara pemain Skotlandia merayakan kemenangan di lapangan setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa antara Skotlandia dan Denmark di Hampden Park, Glasgow, Rabu (19-11-2025) dini hari WIB.Skotlandia mencetak dua gol dramatis di masa injury time untuk mengalahkan Denmark yang bermain dengan 10 pemain dengan skor 4-2 pada hari Selasa dan mencapai Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998. (ANDY BUCHANAN/AFP)

Fletcher mengaku tidak memiliki ekspektasi untuk masuk ke skuad Piala Dunia 2026. Ia hanya ingin menikmati pengalaman pertamanya bersama Timnas senior Skotlandia.

Sepanjang musim 2025/2026, Fletcher memang mulai mencuri perhatian bersama Manchester United. Namun, sebagian besar penampilannya masih datang sebagai pemain pengganti.

Karena itu, panggilan ke tim nasional senior saja sudah menjadi pencapaian besar baginya. Apalagi ketika namanya akhirnya masuk dalam daftar pemain untuk Piala Dunia.

“Ini pekan yang benar-benar gila untuk saya. Saya sama sekali tidak menyangka akan bermain di Piala Dunia, di mana saya hanya menikmati selama mungkin waktu saya di tim nasional,” buka Fletcher.

Telepon yang Mengubah Jalan KariernyaPerbesarSteve Clarke merupakan juru taktik yang berhasil bawa Timnas Skotlandia lolos ke fase grup Euro 2020. Dirinya merupakan bek legendaris Chelsea yang tercatat sumbangkan tiga trofi selama 11 tahunnya berkarier di Stamford Bridge. (Foto: AFP/Andy Buchanan)

Fletcher menyebut semuanya bermula ketika Billy Gilmour mengalami cedera. Ia mengaku ikut sedih melihat rekan setimnya harus kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia.

“Ketika saya mengetahui Billy (Gilmour) mengalami cedera, saya jujur merasa kasihan kepadanya. Lalu manajer memanggil saya dan berkata ‘Ini bukan kali terakhir saya bertemu denganmu di perjalanan ini,” ucap Fletcher.

Tidak lama berselang, Steve Clarke menghubunginya secara langsung dan menawarkan tempat di skuad Piala Dunia 2026. Kesempatan tersebut langsung diterima tanpa keraguan sedikit pun oleh sang gelandang muda.

“Keesokan paginya, saya mendapatkan telepon dari manajer dan ia bertanya apakah saya mau ikut ke Piala Dunia. Saya benar-benar tidak bisa berkata-kata dan langsung mengiyakan ajakan itu,” pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan SeputarSimak Artikel Lain Tentang Piala Dunia FIFA 2026Lihat Semua

Skenario Timnas Portugal vs Timnas Prancis di Final Piala Dunia 2026

Visa Ditolak Jelang Piala Dunia 2026, Perjalanan Timnas Iran ke Amerika Serikat Diwarnai Drama Panjang

Studi: Piala Dunia 2026 Ancam Dunia Usaha Rugi Rp 300 Triliun

Lanjut Baca:

Skenario Timnas Portugal vs Timnas Prancis di Final Piala Dunia 2026

Asad ArifinTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • EventPiala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen, diselenggarakan di tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko) dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026 Info
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Timnas Skotlandia
  • Tyler Fletcher
  • Skenario Timnas Portugal vs Timnas Prancis di Final Piala Dunia 2026

    Kylian Mbappe berharap menghadapi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026. Jika sama-sama juara grup, Portugal dan Prancis berpotensi bertemu di partai final.

    OlehAsad ArifinDiterbitkan 07 Juni 2026, 16:01 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPenyerang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menyerakan ban kapten kepada rekan setimnya, Bernardo Silva, setelah sang kapten utama terkena kartu merah dalam laga kontra Irlandia di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang berlangsung di Aviva Stadium, Dublin, Jumat (14/11/2025) dini hari WIB. Portugal juga kalah 0-2 dari Irlandia dalam laga tersebut. (Paul Faith / AFP)

    Liputan6.com, Jakarta – Piala Dunia 2026 berpotensi menghadirkan salah satu duel emosional sekaligus bergengsi. Timnas Portugal dan Timnas Prancis memiliki peluang untuk saling berhadapan dalam pertandingan yang bisa menjadi panggung terakhir Cristiano Ronaldo di ajang tersebut.

    Sorotan terhadap kemungkinan pertemuan kedua tim semakin besar setelah Kylian Mbappe mengungkapkan keinginannya menghadapi Portugal. Kapten Prancis itu secara terbuka berharap dapat berjumpa dengan sosok yang menjadi idolanya sejak kecil.

    Bagi Ronaldo, Piala Dunia 2026 berpeluang menjadi turnamen terakhir dalam karier internasional yang luar biasa panjang. Sementara itu, Mbappe datang sebagai pemimpin generasi baru Prancis yang ingin menambah koleksi prestasi di level tertinggi.

    Jika perjalanan kedua tim berjalan sesuai prediksi, Portugal dan Prancis bisa berada di jalur yang berbeda sepanjang fase gugur. Situasi tersebut membuka peluang lahirnya duel besar yang hanya dapat terjadi pada partai final.

    Mbappe Ingin Hadapi Ronaldo di Panggung TerbesarPerbesarPenyerang Prancis #10, Kylian Mbappe, bereaksi setelah upayanya mencetak gol yang dianulir karena offside, selama pertandingan persahabatan antara Kolombia dan Prancis di Stadion Northwest di Landover, Maryland, pada 29 Maret 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

    Mbappe tidak menyembunyikan harapannya untuk menghadapi Portugal pada Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 27 tahun itu menilai kesempatan tersebut akan memiliki makna khusus karena kemungkinan menjadi penampilan terakhir Ronaldo di turnamen tersebut.

    “Saya ingin menghadapi Portugal karena itu akan menjadi Piala Dunia terakhirnya,” ujar Mbappe.

    Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya penghormatan Mbappe kepada Ronaldo. Meski kini telah menjadi salah satu pemain terbaik dunia, Mbappe tetap menempatkan kapten Portugal itu sebagai figur yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan kariernya.

    Selain faktor Ronaldo, duel Prancis melawan Portugal juga memiliki latar belakang rivalitas yang menarik. Portugal pernah menundukkan Prancis pada final Euro 2016, sebelum Les Bleus membalas dengan menyingkirkan Selecao das Quinas di perempat final Euro 2024 melalui adu penalti.

    Jalur Turnamen Membuka Peluang Final ImpianPerbesarPelatih Portugal Roberto Martinez berjabatan tangan dengan Cristiano Ronaldo saat Ronaldo diganti di laga semifinal Nations League kontra Jerman di Allianz Arena, Munich, Jerman, Rabu, 4 Juni 2025. (AP Photo/Matthias Schrader)

    Berdasarkan prediksi Opta, Prancis menjadi favorit untuk menjuarai Grup I dengan peluang mencapai 60,4 persen. Portugal juga diperkirakan finis di posisi pertama Grup K dengan probabilitas sebesar 58,9 persen.

    Apabila kedua tim berhasil mengakhiri fase grup sebagai juara grup masing-masing, mereka akan menempati sisi berbeda dalam bagan fase gugur. Dengan kondisi tersebut, Prancis dan Portugal hanya bisa bertemu pada partai final.

    Skenario berbeda dapat terjadi jika salah satu tim gagal menjadi juara grup. Dalam kondisi tersebut, jalur fase gugur bisa berubah dan membuka kemungkinan pertemuan antara Portugal dan Prancis pada babak semifinal.

    Format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 negara peserta membuat peta kompetisi semakin rumit. Kehadiran babak 32 besar serta peluang lolos bagi tim peringkat ketiga terbaik menjadikan potensi duel Portugal melawan Prancis sebelum semifinal relatif lebih kecil dibanding kemungkinan bertemu di laga puncak.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Anda Sedang Mengikuti Pembahasan SeputarSimak Artikel Lain Tentang Piala Dunia FIFA 2026Lihat Semua

    Visa Ditolak Jelang Piala Dunia 2026, Perjalanan Timnas Iran ke Amerika Serikat Diwarnai Drama Panjang

    Studi: Piala Dunia 2026 Ancam Dunia Usaha Rugi Rp 300 Triliun

    Daftar Pemain Liverpool yang Tampil di Piala Dunia 2026

    Lanjut Baca:

    Tempat Menonton Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam di Piala AFF U-19 2026

    Asad ArifinTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • EventPiala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen, diselenggarakan di tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko) dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026 Info
  • OrganisasiTim Nasional Portugal baru unjuk gigi di ajang internasional kala generasi emas seperti Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berada dalam skuatLihat SelengkapnyaTimnas Portugal
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Timnas Prancis