11 Mobil Damkar Padamkan Kebakaran Rumah Dinas TPU Jatinegara

News4 Dilihat

DermayuMagz.com – Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 55 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap sebuah rumah dinas di kawasan Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Minggu malam, 31 Mei 2026.

Berdasarkan informasi dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Laporan kebakaran diterima dari warga sekitar pukul 21.25 WIB.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah dinas yang berada di lingkungan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Petugas segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan upaya pemadaman.

Menurut keterangan saksi di lokasi, api mulai membesar tidak lama setelah penghuni selesai memasak. Warga yang melihat kobaran api langsung berteriak meminta bantuan.

Proses pemadaman dan pendinginan api dinyatakan selesai pada pukul 22.15 WIB. Pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan setiap keadaan darurat kepada layanan pemadam kebakaran terdekat atau melalui Jakarta Siaga 112 guna mempercepat penanganan.

Di bagian lain, sebuah peristiwa kebakaran juga terjadi di Kampung Rawajulang, Desa Gandamekar, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Minggu malam, 31 Mei 2026. Ferdi (25), seorang warga, menyaksikan api dengan cepat merembet dari sebuah gudang penyimpanan limbah ke beberapa rumah penduduk.

Baca juga : Kisah Sukses Dafa Al Gasemi di Piala Dunia U-17 2025 Akan Diulang

Api diduga berasal dari gudang yang berisi limbah plastik tersebut. Peristiwa ini menyebabkan tiga unit rumah warga di sekitarnya ikut terbakar, serta satu truk yang terparkir di dalam gudang.

Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.30 WIB. Warga yang rumahnya terancam segera berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Api merembet dengan sangat cepat dan menyebar.

Hingga lebih dari dua jam setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran masih berjuang memadamkan api yang terus membesar. Hal ini disebabkan oleh banyaknya material yang mudah terbakar di dalam gudang.

Komandan Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho, menyatakan bahwa 12 unit armada dikerahkan untuk memadamkan api. Bantuan juga datang dari sektor lain, termasuk Damkar Kota Bekasi dan unsur TNI.

Proses pemadaman mengalami kendala karena objek yang terbakar merupakan gudang berisi limbah plastik, kain tekstil, dan material mudah terbakar lainnya. Kondisi ini membuat api sulit dikendalikan dan mempercepat penyebarannya.

Adhi Nugroho menambahkan bahwa petugas masih terus berupaya memadamkan sisa api di area gudang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.