Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Berlangsung Lama Belum Sepenuhnya Teratasi

News7 Dilihat

DermayuMagz.com – Kebakaran hebat yang melanda sebuah gudang plastik di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, telah memasuki hari keempat namun api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Api masih berkobar di balik puing-puing dan material plastik yang terbakar, menyulitkan upaya pemadaman.

Syaiful Kahfi, Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, menyatakan bahwa timnya terus berjuang membongkar reruntuhan menggunakan alat berat.

Hal ini dilakukan sebelum menyiram titik api yang tertutup material sisa kebakaran.

“Masih ada penyalaan di dalam, tapi tidak besar. Jika kita tinggalkan, api akan kembali membesar karena masih banyak barang yang belum terbakar,” ujar Syaiful pada Kamis (21/5/2026).

Baca juga : Budidaya Maggot Dapur sebagai Peluang Bisnis Bernilai Tinggi

Ia menjelaskan bahwa proses pemadaman terhambat karena barang-barang di dalam gudang tertimbun oleh atap dan puing bangunan yang roboh.

Akibatnya, air semprotan pemadam tidak mampu menembus hingga ke sumber api.

“Barang-barang yang di bawah itu terbakar, kita tidak bisa menyemprotkan dari atas karena tidak tembus. Jadi sedang diurai pakai alat berat ekskavator. Diangkat kita siram, diangkat kita siram,” jelas Syaiful.

Penyebab kesulitan pemadaman semakin kompleks karena material yang terbakar adalah plastik, yang menghasilkan asap pekat.

Asap tebal tersebut menyulitkan petugas untuk mendekati titik api, meskipun mereka telah menggunakan alat bantu pernapasan.

“Kalau kita siram asapnya naik terus. Kita tinggalkan, api akan kembali menyala,” tambahnya.

Kondisi bangunan gudang sendiri sudah mengalami kerusakan sejak awal kebakaran. Langit-langit gudang dilaporkan ambruk lebih dulu, sementara tembok masih berdiri kokoh sebelum akhirnya ikut roboh dua hari kemudian.

Situasi ini memaksa petugas untuk menyewa alat berat, seperti ekskavator, demi membuka akses ke titik api yang tersembunyi.

Saat ini, sebanyak 18 mobil pemadam kebakaran dan sekitar 80 personel masih berada di lokasi kejadian untuk terus berupaya memadamkan sisa api.

Petugas juga dilengkapi dengan mobil robotik, fire stick, dan foam liquid untuk menekan kobaran api.

“Temboknya kita bolongi, kita masukkan pipa pemancar baru dia bekerja sendiri,” pungkas Syaiful.