Prabowo Jelaskan Alasan Efisiensi Anggaran untuk Program Ini

Bisnis5 Dilihat

DermayuMagz.com – Presiden Prabowo Subianto membeberkan alasan di balik upaya efisiensi anggaran yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Penghematan ini secara spesifik ditujukan untuk mendukung program prioritas, yaitu Sekolah Rakyat.

Program Sekolah Rakyat ini dirancang untuk menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan dan rentan. Dengan adanya program ini, pemerintah berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Prabowo menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kerja keras dan pengelolaan anggaran yang cermat. Oleh karena itu, para pemimpin pemerintahan dituntut untuk bekerja ekstra dalam menghemat dan menjaga setiap rupiah anggaran yang ada.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan peninjauan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali. Kunjungannya ini didokumentasikan dan dibagikan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu, 7 Juni 2026.

Selain penghematan anggaran, Prabowo juga menyoroti pentingnya penguatan pengelolaan kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia. Ia percaya bahwa kunci pemanfaatan SDA yang maksimal terletak pada kemampuan pengelolaan dan penjagaan yang baik.

“Kekayaan negara harus dijaga, negara kita sebetulnya sangat-sangat kaya sumber alamnya sangat banyak tinggal kita ya pandai mengelola, pandai menjaga,” ucapnya.

Presiden merasa optimis melihat perkembangan Sekolah Rakyat yang dinilainya cukup pesat. Namun, ia juga mengakui bahwa masih banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan, mengingat tingginya jumlah masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan.

Ia menambahkan, “Jadi saya gembira melihat perkembangan Sekolah rakyat tentunya usaha masih sangat besar, karena yang butuh sekolah ini ternyata banyak.”

Alasan Dibangun Sekolah Rakyat

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan target utama dari penyelenggaraan program Sekolah Rakyat. Program ini secara khusus menyasar masyarakat yang berada dalam kondisi paling sulit dan kurang berdaya.

Prabowo menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Fokus utamanya adalah pada kelompok rentan yang selama ini menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan yang layak.

“Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah mereka yang paling kurang berdaya. Jadi pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik,” ungkap Prabowo saat meninjau SRMP 17 di Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026.

Membuat Rakyat Hidup Layak

Presiden menegaskan bahwa pencapaian target tersebut memerlukan usaha yang sungguh-sungguh dan komitmen besar. Seluruh aspek kehidupan masyarakat harus mendapatkan akses pendidikan yang memadai agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka secara keseluruhan.

“Karena itu usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik hidup layak adalah usaha yang sangat besar. Kita harus bekerja keras di semua bidang, salah satu adalah pendidikan,” kata Prabowo.

Ia menambahkan bahwa pendidikan yang berkualitas akan mendorong kesejahteraan rakyat di semua sektor. Hal ini mencakup penyediaan pelatihan bagi petani, guru, perawat, dan berbagai profesi lainnya.

“Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan latihan untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan,” imbuhnya.

Prabowo Kunjungi SRMP 17 Tabanan

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali, pada hari Minggu, 7 Juni 2026. Dalam kunjungannya, beliau juga berkesempatan bertemu dengan para calon siswa SRMP 17 untuk tahun ajaran 2026/2027 beserta orang tua mereka.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Presiden Prabowo tiba di lokasi pada pukul 11.40 WITA. Beliau didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan disambut oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Kedatangan Presiden disambut dengan antusiasme melalui yel-yel dan pertunjukan tari kecak yang dipersembahkan oleh siswa kelas IX SRMP 17 Tabanan. Selanjutnya, Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan calon siswa yang akan memasuki kelas VIII.