Update Pencarian Korban Ledakan Biak, 10 Sampel DNA Diperiksa

News5 Dilihat

DermayuMagz.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Papua telah mengirimkan 10 sampel DNA keluarga korban ledakan bom di Biak ke Puslabfor Polri. Langkah ini diambil untuk membantu proses identifikasi potongan tubuh korban yang ditemukan di lokasi kejadian.

Pengambilan sampel DNA dari 10 keluarga korban ini merupakan bagian dari upaya pencarian identitas korban pasca ledakan.

Pemeriksaan DNA ini sangat krusial karena hingga kini belum ditemukan jasad utuh dari ketiga korban yang dilaporkan hilang sejak insiden ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Biak pada 31 Mei lalu.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, menjelaskan bahwa sampel DNA tersebut telah dikirim ke Puslabfor Mabes Polri di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ia menambahkan bahwa tim penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Papua telah menyelesaikan sterilisasi di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang tersisa di area tersebut.

Meskipun demikian, masyarakat dihimbau untuk tidak memasuki area kejadian mengingat proses penyelidikan masih terus berlangsung.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Kodim 1708/Biak Numfor, Lanal Biak, Yonif, Polres Biak Numfor, Brimob, serta unsur terkait lainnya masih terus bekerja keras.

Pencarian difokuskan pada tiga warga yang dilaporkan hilang pasca ledakan bom tersebut.

Ketiga korban yang belum ditemukan tersebut adalah Yulianus Raubaba (26), Lae Madura (45), dan Abis Marandof (27).