DermayuMagz.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan resmi Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang investasi dan transisi energi.
Diskusi antara kedua pemimpin negara mencakup berbagai sektor strategis. Pembahasan meliputi peningkatan volume perdagangan, investasi yang saling menguntungkan, serta penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Uni Eropa.
Prabowo menekankan pentingnya perjanjian Indonesia-European Union CEPA. Ia berharap perjanjian tersebut dapat segera mencapai kesimpulan yang substantif untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Secara spesifik, Presiden Prabowo mengundang Jerman untuk meningkatkan investasinya di Indonesia. Sektor-sektor yang menjadi fokus undangan antara lain adalah transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, dan industri semikonduktor.
Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk bertransformasi menuju ekosistem kendaraan listrik. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk mengurangi emisi karbon dan mendorong ekonomi hijau.
Lebih lanjut, Indonesia juga mengajak Jerman untuk berpartisipasi aktif dalam rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang. Keterlibatan Jerman diharapkan dapat mendukung pengembangan infrastruktur di Indonesia.
Presiden Prabowo juga menyambut baik program Partnering in Business with Germany. Program ini dinilai sangat penting untuk memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee yang kedua pada tahun ini. Pertemuan ini akan menjadi forum penting untuk mengevaluasi dan mengembangkan kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara.
Sebelumnya, kedatangan Presiden Steinmeier di Istana Merdeka disambut dengan upacara kenegaraan. Ia tiba di Istana Merdeka pada Senin (15/6/2026) siang dan disambut oleh puluhan pasukan berkuda yang membawa bendera kedua negara.
Acara penyambutan juga dimeriahkan oleh kehadiran siswa SD yang antusias melambaikan bendera. Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian tradisional khas Indonesia.
Presiden Steinmeier disambut hangat oleh Presiden Prabowo di bawah tangga Istana Merdeka. Kedua kepala negara saling berjabat tangan erat dan berpelukan sebagai simbol persahabatan.
Prosesi upacara penyambutan dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara dan dentuman meriam sebanyak 21 kali. Hal ini menandakan penghormatan resmi terhadap tamu negara.
Setelah upacara, kedua delegasi negara diperkenalkan. Delegasi Indonesia meliputi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Luar Negeri, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Menteri Keuangan, Menteri ESDM, Menteri Kesehatan, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet.
Selanjutnya, Presiden Prabowo mengajak Presiden Steinmeier untuk menandatangani buku tamu dan berfoto bersama. Pertemuan empat mata secara tertutup kemudian digelar di ruang kerja presiden untuk membahas detail kerja sama.






