Surabaya Siap Gelar Porprov 2027, Fasilitas Siap, Atlet Terjamin

Berita7 Views

DermayuMagz.com – Surabaya telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur pada tahun 2027 mendatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya secara intensif mematangkan segala aspek persiapan. Mulai dari kesiapan atlet hingga pembenahan venue pertandingan menjadi fokus utama dalam menghadapi perhelatan akbar ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyelenggarakan Porprov 2027. Kolaborasi ini mencakup penyediaan fasilitas pertandingan yang memadai dan layanan kesehatan optimal bagi seluruh atlet yang berpartisipasi.

Sebagai langkah konkret dalam upaya ini, Pemkot Surabaya menjalin kerja sama strategis dengan beberapa perguruan tinggi terkemuka. Institusi yang dilibatkan antara lain Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Ciputra, dan Universitas Hang Tuah (UHT).

Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan kepada seluruh ketua cabang olahraga (cabor) untuk segera melakukan peninjauan langsung ke lapangan. “Kami meminta seluruh ketua Cabor untuk meninjau langsung venue di lapangan. Apa kekurangannya untuk segera diperbaiki. Kami butuh masukan untuk kesempurnaan, karena target kita adalah 250 medali emas, jadi persiapan harus matang dari sekarang,” ujar Wali Kota Eri pada Selasa, 28 April 2026.

Baca juga di sini: Film Libur Lebaran: Na Willa Tayang Perdana di 22 Kota

Selain aspek infrastruktur, Wali Kota Eri juga menyoroti pentingnya manajemen alur penonton dan sistem keamanan yang baik. Hal ini bertujuan untuk mencegah insiden keributan yang terkadang mewarnai ajang olahraga.

Beliau menegaskan komitmennya untuk menciptakan suasana yang kondusif dan menjunjung tinggi sportivitas. “Saya tidak ingin ada tawuran. Porprov adalah tentang sportivitas. Senior harus memberikan contoh bagi yang muda. Kita ingin menunjukkan bahwa Surabaya adalah contoh pelaksanaan Porprov yang tertib dan sportif,” imbuhnya.

Menyadari tingginya risiko cedera dalam dunia olahraga, Pemkot Surabaya menggandeng KONI untuk menjalin kerja sama lebih lanjut. Kerja sama ini melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dan sejumlah rumah sakit terkemuka, termasuk RS Ubaya dan RS Al-Irsyad.

Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk memastikan setiap atlet mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat di Unit Gawat Darurat (UGD) khusus. Dengan demikian, atlet tidak perlu lagi khawatir akan kendala biaya saat menerima perawatan medis.

Ke depannya, Wali Kota Eri juga menginisiasi agar forum silaturahmi dengan para pimpinan cabor dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini penting untuk memantau perkembangan kondisi dan performa setiap atlet secara personal.

Sementara itu, Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pada program Pusat Latihan Khusus (Puslatsus) perdana. Program ini diikuti oleh 499 atlet dan 129 pelatih yang berasal dari 36 cabor berbeda.

Program Puslatsus ini dirancang dengan pendekatan *sport science* dan merupakan hasil kolaborasi dengan UNESA. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi fisik para atlet berada pada level performa maksimal.

Arderio Hukom menambahkan bahwa hasil pembinaan atlet yang diperoleh dari ajang Piala Wali Kota telah sesuai dengan harapan. Baik dari segi usia maupun jumlah atlet berprestasi yang berhasil dijaring.

“Hasil dari Piala Wali Kota kemarin sudah sesuai ekspektasi, baik secara jumlah maupun usia atlet berprestasi. Semua dimonitor ketat oleh Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan Bapel KONI,” ujar Arderio.

Beliau mengungkapkan optimisme bahwa koordinasi yang intensif antara Pemkot Surabaya dan KONI dalam persiapan Porprov 2027 akan membuahkan hasil. Target perolehan 250 medali emas bagi Kota Pahlawan diharapkan dapat tercapai, terutama dari cabang olahraga unggulan seperti akuatik, judo, dan golf.