Cabdin Pendidikan Gresik Ubah Kantor Jadi Pusat Produksi Ketahanan Pangan

Berita7 Dilihat

DermayuMagz.com – Lahan yang dulunya terbengkalai di belakang Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Gresik kini telah bertransformasi menjadi pusat produksi ketahanan pangan yang inovatif.

Area di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Gresik, ini tidak lagi kumuh. Transformasi ini mencakup pembangunan kolam budidaya ikan, kebun berbagai jenis sayuran, hingga kandang ayam petelur.

Peresmian program ini ditandai dengan serangkaian kegiatan simbolis. Termasuk penanaman pohon, penanaman sayuran dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pelepasan bibit ikan, serta pengelolaan peternakan.

Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Gresik, Eko, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga produktif.

“Lingkungan yang tertata dengan baik akan mendukung proses kerja yang lebih optimal. Kami berharap hasil dari program ini, seperti ikan dan sayuran, dapat dimanfaatkan dalam waktu dekat,” ujar Eko pada Selasa, 5 Mei 2026.

Selain fokus pada ketahanan pangan, Cabdin Pendidikan Gresik juga memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik. Sebuah lapangan olahraga telah disediakan untuk berbagai kegiatan, termasuk futsal, guna menjaga kebugaran para guru dan staf.

“Area belakang kantor kini terlihat asri dan bagus, selain ketahanan pangan, juga area olahraga,” tambah Eko, menyoroti manfaat ganda dari revitalisasi ini.

Baca juga: Pelatihan Film AI untuk Produksi Video Viral

Kegiatan peresmian area ketahanan pangan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026. Puncak acara Hardiknas dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada insan pendidikan yang berprestasi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada para pemenang Turnamen Futsal GTK Hardiknas 2026. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada pemenang lomba poster Hari Kartini tingkat SMA/SMK/PKPLK.

Siswa yang berhasil menulis surat kepada Gubernur Jawa Timur juga turut mendapatkan pengakuan atas karya mereka. Hal ini menunjukkan apresiasi terhadap kreativitas dan kepedulian generasi muda.

Lebih lanjut, sepuluh besar peserta EJIES kategori Inovasi GTK Kabupaten Gresik turut menerima penghargaan. Apresiasi juga diberikan kepada 131 siswa yang berhasil lolos seleksi proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) hingga tingkat nasional.

Upaya Cabdin Pendidikan Gresik ini menunjukkan sinergi positif antara peningkatan kualitas lingkungan kerja dan apresiasi terhadap prestasi para pendidik serta siswa. Transformasi lahan kumuh menjadi area produktif ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi dapat dilakukan bahkan di lingkungan birokrasi.

Keberhasilan program ini diharapkan dapat menginspirasi instansi lain untuk mengoptimalkan lahan yang ada demi kemaslahatan bersama. Ketahanan pangan dan fasilitas pendukung kesejahteraan menjadi prioritas yang terintegrasi.