DermayuMagz.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Majalengka (Pramuka Majalengka) menegaskan kembali komitmennya dalam membangun karakter generasi muda. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IV bersama DPRD Kabupaten Majalengka, yang fokus pada evaluasi program kerja tahun 2025 dan pemaparan arah kebijakan untuk tahun 2026.
Rapat ini menjadi ajang akuntabilitas kinerja organisasi kepanduan di Majalengka. Delegasi Kwartir Cabang Majalengka, yang dipimpin oleh Sekretaris Kak Adam Suhara, hadir bersama jajaran pengurus dari berbagai bidang, termasuk pembinaan, sarana prasarana, serta humas dan data informasi.
Dalam paparannya, Kak Adam Suhara menyampaikan pencapaian signifikan yang telah diraih oleh Pramuka Majalengka selama periode 2020-2025. Tercatat sebanyak 683 kegiatan telah berhasil dilaksanakan. Kegiatan-kegiatan ini merupakan wujud konsistensi dalam pembinaan karakter peserta didik, sejalan dengan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka.
Tidak hanya dari sisi kuantitas kegiatan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama. Jumlah pembina Pramuka mengalami lonjakan yang cukup drastis. Pada tahun 2020, terdapat 1.849 pembina, angka ini meningkat menjadi 4.617 orang pada tahun 2025.
Baca juga: Jakarta dalam Puncak Bonus Demografi: Dominasi Generasi Milenial, Z, dan Post-Z
Peningkatan jumlah pembina ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat penting. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pembinaan yang diberikan kepada para anggota Pramuka di tingkat gugus depan.
“Atas dukungan pemerintah daerah, kami berhasil meraih penghargaan Kwartir Cabang Tergiat III dan Dewan Kerja Tergiat III pada tahun 2025. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ujar Kak Adam Suhara dalam forum tersebut pada Rabu, 6 Mei 2026.
Komisi IV DPRD Majalengka memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih oleh Pramuka Majalengka. Mereka menilai pencapaian tersebut sebagai indikator keberhasilan dalam pembinaan generasi muda yang berfokus pada pembentukan karakter.
Meskipun demikian, sejumlah arahan strategis juga disampaikan oleh Komisi IV. Arahan ini bertujuan untuk memperkuat efektivitas program kerja ke depan, terutama dalam menghadapi tantangan yang ada di era modern saat ini.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula perwakilan dari pemerintah daerah, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga. Selain itu, turut hadir perwakilan dari organisasi kepemudaan lainnya, seperti KONI Kabupaten Majalengka dan KNPI Kabupaten Majalengka. Kehadiran mereka memperkuat sinergi lintas sektor yang diharapkan dapat mendukung pembinaan generasi muda.
Anggota Komisi IV DPRD Majalengka, H. Sahidi, menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan. Kolaborasi ini sangat krusial dalam membangun ekosistem pembinaan generasi muda yang kuat dan efektif.
Menurut H. Sahidi, sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah akan menjadi fondasi yang kokoh. Fondasi ini penting dalam upaya mencetak generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.
Melalui forum Rapat Kerja ini, Pramuka Majalengka tidak hanya melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih. Organisasi ini juga menegaskan arah baru dalam pembinaan yang adaptif dan progresif. Hal ini dilakukan demi menyongsong masa depan generasi muda Majalengka yang lebih berkualitas.






