Alasan Robert Pattinson Minta Pakaian Dalam Motif Macan Tutul di Film The Odyssey

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Christopher Nolan, sutradara ternama yang telah melahirkan karya-karya ikonik seperti trilogi The Dark Knight, Oppenheimer, dan Interstellar, kembali menggebrak industri perfilman dengan proyek terbarunya, The Odyssey. Film ambisius ini digadang-gadang akan bertabur bintang Hollywood ternama.

Menariknya, hampir semua aktor dan aktris yang ditawari peran dalam film ini langsung menyetujuinya tanpa pikir panjang. Namun, berbeda dengan yang lain, Robert Pattinson justru memiliki permintaan khusus sebelum menerima tawaran tersebut.

Permintaan Pattinson ini cukup mengejutkan sutradara peraih dua Piala Oscar tersebut, bahkan membuat Nolan sedikit terheran.

Dalam sebuah wawancara dengan GQ, Robert Pattinson menceritakan momen ketika ia dihubungi oleh Christopher Nolan untuk proyek The Odyssey. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak langsung mengiyakan seperti para bintang lainnya.

“Aku bilang, ‘Ya, aku enggak sabar untuk membaca naskahnya.’ Dia (Nolan) berkata, ‘Kamu ingin membacanya? Semua pemain yang lain langsung bilang ya’,” ujar Pattinson, menirukan ucapan Nolan.

Hal ini menunjukkan bahwa Pattinson memiliki pendekatan yang berbeda dalam memilih proyek, di mana ia lebih mengutamakan naskah sebelum berkomitmen.

Dalam film The Odyssey, Robert Pattinson didapuk untuk memerankan karakter bernama Antinous. Antinous digambarkan sebagai sosok yang ambisius, berupaya merebut takhta dari Odysseus yang diperankan oleh Matt Damon, serta berniat menikahi Penelope yang dimainkan oleh Anne Hathaway.

Pattinson sendiri mengakui bahwa karakter Antinous memiliki beberapa kemiripan dengan karakter yang pernah diperankan oleh James Woods dalam film Casino. Kemiripan ini menjadi salah satu inspirasinya dalam membangun karakternya di The Odyssey.

“Menurutku dia agak mesum,” kata Pattinson mengenai karakternya. Pernyataan ini kemudian memicu sebuah permintaan unik dari sang aktor kepada tim kostum film.

Permintaan spesifik Robert Pattinson adalah agar ia diperbolehkan mengenakan celana dalam bermotif macan tutul. Ia menginginkan motif tersebut sedikit terlihat, seolah-olah seperti bulu yang berkilauan, dari balik kostumnya.

“Saat fitting kostum, aku berulang kali bilang, ‘Aku benar-benar ingin memakai celana dalam motif macan tutul.’ Aku ingin motif itu sedikit agak mengintip dari balik rokku, seperti bulu yang berkilauan,” ungkap Pattinson.

Namun, sayangnya, keinginan unik sang aktor ini tidak dapat terwujud dalam film tersebut.

Film The Odyssey sendiri merupakan adaptasi dari puisi epik karya Homer yang legendaris dengan judul yang sama. Cerita film ini akan mengisahkan perjalanan panjang Odysseus selama sepuluh tahun setelah kepulangannya dari Perang Troya.

Selain Robert Pattinson, film ini juga akan menampilkan jajaran aktor dan aktris papan atas lainnya, termasuk Matt Damon, Tom Holland, Lupita Nyong’o, Charlize Theron, Zendaya, John Leguizamo, dan Elliot Page.

Para penggemar diprediksi akan sangat antusias menyambut penayangan perdana film ini yang dijadwalkan pada 17 Juli 2026 mendatang.

Di sisi lain, seorang aktris Indonesia, Acha Septriasa, juga tengah disibukkan dengan berbagai proyek film di Jakarta. Meskipun jadwalnya padat, prioritas utamanya tetaplah sang putri, Bridgia Kalina Kharisma.

Acha mengungkapkan bahwa ia seringkali harus bolak-balik antara Sydney dan Jakarta demi anak serta kariernya. Ia merasa bangga dapat berjuang secara finansial demi masa depan putrinya.

“Iya kalau di Jakarta ini memang kebetulan karena film, karena ada perusahaan film, terus juga saya masih juga bermain series, ada promo film juga, dan juga back-to-back film nantinya. Jadi saya sebenarnya ke sini ini pengen nengokin anak sebentar habis itu balik lagi,” ujar Acha.

Ia menambahkan bahwa ia sangat merindukan rumah dan kehadiran anaknya. Untungnya, orang tuanya bersedia membantu menjaga Bridgia di sela-sela kesibukan Acha.

“Sebenarnya juga sudah kangen sekali sama rumah, walaupun sebentar saya sempatkan untuk ke anak. Dan sekarang ada my parents yang look out for Bridgia, makanya nanti sebelum akhirnya dibagi sama papanya karena memang custody-nya kan seperti itu,” jelasnya.

Sebagai seorang ibu yang bekerja, Acha mengaku seringkali merasa tidak ingin melewatkan momen berharga bersama sang anak. Ia bahkan rela menempuh perjalanan jauh demi memeluk putrinya, meskipun hanya memiliki waktu libur yang singkat.

“Iya, tuh wartawan sudah tahu nih kerja mulu nih ya. Ya Bridgia tuh saya juga makanya nggak mau kehilangan waktu sama anak. Makanya ada break seminggu pun, pesawat Jakarta-Sydney saya beli aja deh udah gitu,” imbuhnya.

Acha Septriasa percaya bahwa kekuatan seorang ibu, terutama seorang single mother, adalah hal yang luar biasa. Ia berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi keluarganya dan merasa bangga dapat mandiri secara finansial.

“Itulah kekuatan seorang ibu yang seorang perempuan, apalagi single mother yang berusaha mem-provide keluarganya. Untuk single mother di luar sana juga, saya pikir kita juga harus survive ya biar bagaimanapun karena memang kita ada anak, ada orang yang perlu dikasihi dan juga harus struggle secara financial sendiri,” tuturnya.

Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi perempuan lain yang menghadapi situasi serupa. Acha menekankan pentingnya untuk tetap bangkit dan tidak membiarkan kegagalan hubungan menghalangi langkah untuk terus berkarya.

“Menurut saya itu adalah satu kekuatan, bukannya malah halangan. Justru malah saya di sini menginspirasi teman-teman juga supaya paling nggak punya tetap ada jalan lah buat kita untuk tetap berkarya walaupun misalnya in relationship kita kurang berhasil, tapi ya tetap tersenyum dan menyongsong kehidupan yang lebih tenang lagi,” pungkasnya.