Capello Ragukan Keefektifan Rangnick di Milan, Nilai Leao Belum Dewasa

bola7 Dilihat

Fabio Capello Ragu Rangnick Cocok di Milan, Sebut Rafael Leao Tak Pernah Matang

Fabio Capello meragukan peluang Ralf Rangnick sukses di Milan dan menilai Rafael Leao tidak pernah benar-benar matang. Leao juga disebut siap mencari tantangan

OlehAga Deta AndityaDiterbitkan 02 Juni 2026, 16:31 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarSkuad AC Milan usai berduel lawan Cagliari di San Siro, Minggu (12/01/2025). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Liputan6.com, Jakarta – Fabio Capello mengungkapkan keraguannya terhadap rencana AC Milan yang dikabarkan ingin menunjuk Ralf Rangnick untuk memimpin sektor olahraga klub. Mantan pelatih Rossoneri itu juga menyoroti situasi Rafael Leao yang disebutnya sudah menunjukkan tanda-tanda ingin meninggalkan San Siro.

Milan saat ini tengah memasuki masa transisi setelah berpisah dengan sejumlah figur penting di jajaran manajemen dan kepelatihan. Situasi tersebut terjadi setelah berakhirnya musim 2025-2026 yang mengecewakan.

Laporan terbaru menyebut Rangnick menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengambil peran penting dalam struktur klub. Namun, Capello menilai proyek seperti itu belum tentu mudah diterapkan dalam sepak bola Italia.

Selain membahas Rangnick, Capello juga memberikan pandangannya mengenai Leao. Menurutnya, penyerang asal Portugal itu memiliki bakat besar, tetapi gagal mencapai kematangan yang diharapkan selama membela Milan.

Capello Pertanyakan Rencana Milan Merekrut RangnickPerbesarManajer Manchester United Ralf Rangnick sebelum pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Burnley di Old Trafford di Manchester, Inggris, Kamis, 30 Desember 2021. (AP Photo/Rui Vieira)

Milan masih belum memiliki struktur kepemimpinan baru setelah melepas sejumlah petinggi dan staf utama klub. Kondisi tersebut memunculkan banyak pertanyaan mengenai arah proyek Rossoneri ke depan.

Capello mengakui Rangnick memiliki rekam jejak yang baik bersama proyek Red Bull di Salzburg dan Leipzig. Namun, ia menilai tantangan di Milan sangat berbeda dibanding pengalaman yang pernah dijalani pelatih asal Jerman tersebut.

“Hal itu tentu mengkhawatirkan. Cardinale merombak semuanya hanya dalam hitungan detik dan sekarang dia harus bergerak cepat mencari pengganti. Tampaknya dia ingin fokus pada nama-nama asing. Izinkan saya sebagai orang Italia sedikit mengernyitkan dahi,” ujar Capello kepada La Gazzetta dello Sport.

“Saya tidak mengenalnya secara pribadi, tetapi tentu saya tahu perjalanan kariernya. Dia membangun proyek besar di Salzburg dan Leipzig hampir dari nol. Namun Milan adalah sesuatu yang berbeda. Yang paling sulit saya bayangkan adalah bagaimana di Italia seorang pelatih hanya melatih sementara semua hal lain ditangani seorang supervisor, meskipun dia sangat kompeten dan memiliki ide yang jelas,” lanjut Capello.

Fans Milan Dinilai Wajar Merasa MarahPerbesarSkuad AC Milan tertunduk lesu setelah Juan Rodriguez mencetak gol ke gawang Mike Maignan, Senin (25/5/2026) (AP Photo/Antonio Callani)

Kegagalan Milan lolos ke Liga Champions selama dua musim berturut-turut membuat suasana di sekitar klub semakin tidak menentu. Kondisi tersebut juga memicu kekecewaan besar dari para pendukung.

Lanjut Baca:

Menurut Capello, ketidakstabilan yang terjadi di ruang direksi semakin memperburuk situasi. Ia bahkan mengingatkan bahwa musim buruk lainnya bisa memicu reaksi yang lebih besar dari para suporter.
“Itu sangat wajar setelah dua tahun gagal lolos ke Liga Champions. Saya bahkan tidak berani membayangkan bagaimana reaksi para pendukung Rossoneri jika mereka kembali menjalani musim mengecewakan untuk ketiga kalinya secara beruntun,” kata Capello.
“Bagaimana mungkin seseorang menjawab tidak atas pertanyaan itu? Situasi seperti ini jelas menimbulkan kekhawatiran karena klub membutuhkan kepastian arah secepat mungkin,” imbuh Capello.

Show AllAga Deta AndityaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia

  • Tim SepakbolaAssociazione Calcio Milan adalah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan, Lombardia. AC Milan bermain di Serie A.Lihat SelengkapnyaAC Milan
  • Tim SepakbolaRalf Rangnick adalah manajer sementara klub sepakbola Manchester United.Lihat SelengkapnyaRalf Rangnick
  • Fabio Capello
  • Rafael Leao
  • Fabio Capello Ragu Rangnick Cocok di Milan, Sebut Rafael Leao Tak Pernah Matang

    Fabio Capello meragukan peluang Ralf Rangnick sukses di Milan dan menilai Rafael Leao tidak pernah benar-benar matang. Leao juga disebut siap mencari tantangan

    OlehAga Deta AndityaDiterbitkan 02 Juni 2026, 16:31 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarSkuad AC Milan usai berduel lawan Cagliari di San Siro, Minggu (12/01/2025). (c) AP Photo/Antonio Calanni

    Menurut Capello, ketidakstabilan yang terjadi di ruang direksi semakin memperburuk situasi. Ia bahkan mengingatkan bahwa musim buruk lainnya bisa memicu reaksi yang lebih besar dari para suporter.

    “Itu sangat wajar setelah dua tahun gagal lolos ke Liga Champions. Saya bahkan tidak berani membayangkan bagaimana reaksi para pendukung Rossoneri jika mereka kembali menjalani musim mengecewakan untuk ketiga kalinya secara beruntun,” kata Capello.

    “Bagaimana mungkin seseorang menjawab tidak atas pertanyaan itu? Situasi seperti ini jelas menimbulkan kekhawatiran karena klub membutuhkan kepastian arah secepat mungkin,” imbuh Capello.

    Capello Nilai Leao Sudah Bersiap PergiPerbesarPemain AC Milan, Rafael Leao, merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Genoa di Milan, Italia, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

    Belakangan ini Leao mengisyaratkan keinginannya mencari tantangan baru di luar Milan. Pernyataan tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya semakin menguat.

    Capello menilai komentar Leao bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia melihat sikap sang pemain dalam beberapa waktu terakhir sudah menunjukkan jarak dengan klub.

    “Perkataannya sangat mencerminkan keterlibatannya yang mulai berkurang bersama Milan belakangan ini. Anda sebenarnya sudah bisa melihatnya dari apa yang ditunjukkannya di lapangan,” ujar Capello.

    “Saya pikir hal itu normal dilakukan pemain saat ini, dengan pesan yang sangat jelas dan tegas. Bagi saya, tampaknya ada strategi tertentu yang kemungkinan telah disepakati bersama para agennya,” tambah Capello.

    Leao Dinilai Tak Pernah Mencapai Potensi PenuhPerbesarSelebrasi Rafael Leao dalam laga AC Milan vs Bari di Coppa Italia 2025/2026, Senin (18/8/2025). (La Presse via AP Photo/Spada)

    Capello juga menduga Leao kemungkinan sudah memiliki opsi tujuan berikutnya. Menurutnya, waktu munculnya pernyataan sang pemain menimbulkan banyak pertanyaan.

    Meski mengakui kualitas Leao, Capello merasa pemain Portugal itu tidak pernah berkembang menjadi sosok yang benar-benar matang selama berada di Milan. Hal itu membuat potensinya tidak sepenuhnya terealisasi.

    “Saya tidak tahu pasti, tetapi waktu kemunculan pernyataannya terasa mencurigakan bagi saya. Ketika seorang pesepak bola berbicara seperti itu, biasanya selalu ada sesuatu yang sudah tersedia di atas meja. Masalahnya, tindakan seperti itu justru mengurangi kekuatan Milan dalam negosiasi,” tegas Capello.

    “Milan tentu akan kehilangan pemain berbakat yang mampu membuat para penggemar bersemangat dan jatuh cinta kepadanya dalam dua atau tiga tahun terakhir. Namun Leao tidak pernah benar-benar matang. Dari yang saya lihat, pikirannya lebih banyak tertuju pada hal-hal lain daripada sepak bola dan dia kurang fokus di lapangan,” pungkas Capello.

    Sumber: Football Italia

    Persaingan Sengit di Liga Italia
    Show AllAga Deta AndityaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia

  • Tim SepakbolaAssociazione Calcio Milan adalah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan, Lombardia. AC Milan bermain di Serie A.Lihat SelengkapnyaAC Milan
  • Tim SepakbolaRalf Rangnick adalah manajer sementara klub sepakbola Manchester United.Lihat SelengkapnyaRalf Rangnick
  • Fabio Capello
  • Rafael Leao
  • Fabio Capello Ragu Rangnick Cocok di Milan, Sebut Rafael Leao Tak Pernah Matang

    Fabio Capello meragukan peluang Ralf Rangnick sukses di Milan dan menilai Rafael Leao tidak pernah benar-benar matang. Leao juga disebut siap mencari tantangan

    Baca juga : Dampak Rupiah Melemah pada Harga Daging Sapi dan Susu Impor

    OlehAga Deta AndityaDiterbitkan 02 Juni 2026, 16:31 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarSkuad AC Milan usai berduel lawan Cagliari di San Siro, Minggu (12/01/2025). (c) AP Photo/Antonio Calanni

    Liputan6.com, Jakarta – Fabio Capello mengungkapkan keraguannya terhadap rencana AC Milan yang dikabarkan ingin menunjuk Ralf Rangnick untuk memimpin sektor olahraga klub. Mantan pelatih Rossoneri itu juga menyoroti situasi Rafael Leao yang disebutnya sudah menunjukkan tanda-tanda ingin meninggalkan San Siro.

    Milan saat ini tengah memasuki masa transisi setelah berpisah dengan sejumlah figur penting di jajaran manajemen dan kepelatihan. Situasi tersebut terjadi setelah berakhirnya musim 2025-2026 yang mengecewakan.

    Laporan terbaru menyebut Rangnick menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengambil peran penting dalam struktur klub. Namun, Capello menilai proyek seperti itu belum tentu mudah diterapkan dalam sepak bola Italia.

    Selain membahas Rangnick, Capello juga memberikan pandangannya mengenai Leao. Menurutnya, penyerang asal Portugal itu memiliki bakat besar, tetapi gagal mencapai kematangan yang diharapkan selama membela Milan.

    Capello Pertanyakan Rencana Milan Merekrut RangnickPerbesarManajer Manchester United Ralf Rangnick sebelum pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Burnley di Old Trafford di Manchester, Inggris, Kamis, 30 Desember 2021. (AP Photo/Rui Vieira)

    Milan masih belum memiliki struktur kepemimpinan baru setelah melepas sejumlah petinggi dan staf utama klub. Kondisi tersebut memunculkan banyak pertanyaan mengenai arah proyek Rossoneri ke depan.

    Capello mengakui Rangnick memiliki rekam jejak yang baik bersama proyek Red Bull di Salzburg dan Leipzig. Namun, ia menilai tantangan di Milan sangat berbeda dibanding pengalaman yang pernah dijalani pelatih asal Jerman tersebut.

    “Hal itu tentu mengkhawatirkan. Cardinale merombak semuanya hanya dalam hitungan detik dan sekarang dia harus bergerak cepat mencari pengganti. Tampaknya dia ingin fokus pada nama-nama asing. Izinkan saya sebagai orang Italia sedikit mengernyitkan dahi,” ujar Capello kepada La Gazzetta dello Sport.

    “Saya tidak mengenalnya secara pribadi, tetapi tentu saya tahu perjalanan kariernya. Dia membangun proyek besar di Salzburg dan Leipzig hampir dari nol. Namun Milan adalah sesuatu yang berbeda. Yang paling sulit saya bayangkan adalah bagaimana di Italia seorang pelatih hanya melatih sementara semua hal lain ditangani seorang supervisor, meskipun dia sangat kompeten dan memiliki ide yang jelas,” lanjut Capello.

    Fans Milan Dinilai Wajar Merasa MarahPerbesarSkuad AC Milan tertunduk lesu setelah Juan Rodriguez mencetak gol ke gawang Mike Maignan, Senin (25/5/2026) (AP Photo/Antonio Callani)

    Kegagalan Milan lolos ke Liga Champions selama dua musim berturut-turut membuat suasana di sekitar klub semakin tidak menentu. Kondisi tersebut juga memicu kekecewaan besar dari para pendukung.

    Menurut Capello, ketidakstabilan yang terjadi di ruang direksi semakin memperburuk situasi. Ia bahkan mengingatkan bahwa musim buruk lainnya bisa memicu reaksi yang lebih besar dari para suporter.

    “Itu sangat wajar setelah dua tahun gagal lolos ke Liga Champions. Saya bahkan tidak berani membayangkan bagaimana reaksi para pendukung Rossoneri jika mereka kembali menjalani musim mengecewakan untuk ketiga kalinya secara beruntun,” kata Capello.

    “Bagaimana mungkin seseorang menjawab tidak atas pertanyaan itu? Situasi seperti ini jelas menimbulkan kekhawatiran karena klub membutuhkan kepastian arah secepat mungkin,” imbuh Capello.

    Capello Nilai Leao Sudah Bersiap PergiPerbesarPemain AC Milan, Rafael Leao, merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Genoa di Milan, Italia, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

    Belakangan ini Leao mengisyaratkan keinginannya mencari tantangan baru di luar Milan. Pernyataan tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya semakin menguat.

    Capello menilai komentar Leao bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia melihat sikap sang pemain dalam beberapa waktu terakhir sudah menunjukkan jarak dengan klub.

    “Perkataannya sangat mencerminkan keterlibatannya yang mulai berkurang bersama Milan belakangan ini. Anda sebenarnya sudah bisa melihatnya dari apa yang ditunjukkannya di lapangan,” ujar Capello.

    “Saya pikir hal itu normal dilakukan pemain saat ini, dengan pesan yang sangat jelas dan tegas. Bagi saya, tampaknya ada strategi tertentu yang kemungkinan telah disepakati bersama para agennya,” tambah Capello.

    Leao Dinilai Tak Pernah Mencapai Potensi PenuhPerbesarSelebrasi Rafael Leao dalam laga AC Milan vs Bari di Coppa Italia 2025/2026, Senin (18/8/2025). (La Presse via AP Photo/Spada)

    Capello juga menduga Leao kemungkinan sudah memiliki opsi tujuan berikutnya. Menurutnya, waktu munculnya pernyataan sang pemain menimbulkan banyak pertanyaan.

    Meski mengakui kualitas Leao, Capello merasa pemain Portugal itu tidak pernah berkembang menjadi sosok yang benar-benar matang selama berada di Milan. Hal itu membuat potensinya tidak sepenuhnya terealisasi.

    “Saya tidak tahu pasti, tetapi waktu kemunculan pernyataannya terasa mencurigakan bagi saya. Ketika seorang pesepak bola berbicara seperti itu, biasanya selalu ada sesuatu yang sudah tersedia di atas meja. Masalahnya, tindakan seperti itu justru mengurangi kekuatan Milan dalam negosiasi,” tegas Capello.

    “Milan tentu akan kehilangan pemain berbakat yang mampu membuat para penggemar bersemangat dan jatuh cinta kepadanya dalam dua atau tiga tahun terakhir. Namun Leao tidak pernah benar-benar matang. Dari yang saya lihat, pikirannya lebih banyak tertuju pada hal-hal lain daripada sepak bola dan dia kurang fokus di lapangan,” pungkas Capello.

    Sumber: Football Italia

    Persaingan Sengit di Liga Italia
    Show AllAga Deta AndityaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia

  • Tim SepakbolaAssociazione Calcio Milan adalah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan, Lombardia. AC Milan bermain di Serie A.Lihat SelengkapnyaAC Milan
  • Tim SepakbolaRalf Rangnick adalah manajer sementara klub sepakbola Manchester United.Lihat SelengkapnyaRalf Rangnick
  • Fabio Capello
  • Rafael Leao