DermayuMagz.com – Musisi muda berbakat Indonesia, Dinda Ghania, kembali merilis karya terbaru bertajuk “Bad Connection”. Lagu ini tidak hanya menandai produktivitasnya di industri musik, tetapi juga kolaborasinya dengan nama besar di kancah internasional.
Dinda Ghania, yang dikenal sebagai salah satu musisi Gen Z yang aktif berkarya, telah merilis beberapa lagu orisinal sebelumnya. Beberapa karyanya yang dikenal antara lain “Backseat Memories”, “Here’s To Us”, dan “Unfinished”. Ia juga pernah terlibat dalam kolaborasi dengan musisi ternama Indonesia seperti Yovie Widianto dan Ariel NOAH.
Dalam penggarapan single terbarunya, “Bad Connection”, Dinda berkolaborasi dengan produser kenamaan asal Amerika Serikat, Josh Cumbee. Nama Josh Cumbee sendiri sudah tidak asing lagi di industri musik global. Ia dikenal karena perannya dalam memproduksi karya-karya musisi internasional papan atas, termasuk Olivia Rodrigo, Sabrina Carpenter, dan bahkan Madonna.
Lagu “Bad Connection” dirilis pada tanggal 22 Juni 2026 dan tersedia di seluruh platform musik digital. Melalui karya terbarunya ini, Dinda Ghania ingin menyampaikan pesan penting mengenai kejujuran dalam sebuah hubungan.
Dinda menjelaskan bahwa pesan utama yang ingin disampaikan dalam lagu ini adalah betapa krusialnya kejujuran dalam menjalin sebuah hubungan. Ia menyoroti fenomena penyangkalan atau denial yang seringkali muncul ketika sebuah hubungan mulai mengalami masalah atau kehilangan arah.
Menurut pandangan Dinda, komunikasi yang terbuka merupakan kunci utama untuk mencegah kesalahpahaman dan saling menyalahkan. Ia berpendapat bahwa jika ada masalah atau perasaan yang berubah dalam hubungan, sebaiknya dibicarakan secara jujur dan terbuka.
Hal ini penting agar tidak ada pihak yang terus-menerus merasa ragu, bertanya-tanya, atau bahkan menyalahkan keadaan yang terjadi. Dengan komunikasi yang baik, kedua belah pihak dapat memahami situasi yang sebenarnya.
Alasan Dinda Ghania Menggunakan Lirik Berbahasa InggrisPerbesarDinda Ghania. (dok. ist)
Lagu “Bad Connection” sendiri bergenre modern pop. Dalam lagu ini, Dinda Ghania kembali memilih untuk menggunakan lirik berbahasa Inggris. Keputusan ini didasari oleh pandangannya bahwa bahasa merupakan medium penting untuk bercerita dan menyampaikan emosi.
Menurut Dinda, terkadang ada istilah atau emosi tertentu yang terasa lebih natural dan tepat jika diungkapkan dalam bahasa Inggris. Saat proses penulisan lagu “Bad Connection”, ia merasa bahwa cerita dan pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan lebih kuat melalui bahasa Inggris.
Bukan Menyingkirkan Bahasa Indonesia
Penyanyi yang memulai karier profesionalnya pada tahun 2020 ini menekankan bahwa pilihan menggunakan bahasa Inggris dalam lagu ini bukan berarti ia mengesampingkan bahasa Indonesia.
Dinda menjelaskan bahwa beberapa emosi dan ide dalam proses penulisan lagu justru lebih mudah ia tuangkan dalam bahasa Inggris. Ia menegaskan bahwa pilihan bahasa yang digunakan lebih disesuaikan dengan cerita yang ingin ia sampaikan, bukan karena preferensi terhadap satu bahasa di atas bahasa lainnya.
“Jadi bukan karena aku lebih memilih satu bahasa dibanding bahasa lainnya, tetapi lebih menyesuaikan bahasa dengan cerita yang ingin aku sampaikan,” tegasnya.
Siap Naik Panggung Festival Akbar
Setelah perilisan single “Bad Connection” pada 22 Juni 2026, Dinda Ghania dijadwalkan untuk tampil di beberapa festival musik besar. Ia akan menjadi salah satu penampil di “Prambanan Jazz Festival 2026” yang akan digelar pada bulan Juli.
Selanjutnya, Dinda juga dijadwalkan tampil di “Lalala Fest 2026” yang bertempat di Jakarta pada bulan Agustus 2026. Dalam penampilannya di kedua festival tersebut, Dinda akan tampil dengan format full band, didampingi oleh para musisi pengiringnya.
“Di PJF 2026 dan Lalala Fest 2026 nanti, menurutku lagu-laguku akan terasa lebih hidup ketika dibawakan bersama band. Karena ada chemistry dan feel yang berbeda dibandingkan menggunakan minus one,” pungkas Dinda, menjelaskan alasannya memilih format full band untuk penampilannya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Lanjut Baca:
Saksikan Sinetron Sebening Cinta Episode Rabu 24 Juni Pukul 20.00 WIB di SCTV
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan






