Jerome Kurnia Dikira Pilot Saat Syuting “Penerbangan Terakhir” di Bandara Soetta

Gaya Hidup7 Dilihat

DermayuMagz.com – Pengalaman unik mewarnai proses syuting film “Penerbangan Terakhir” yang mengambil lokasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Aktor Jerome Kurnia, yang memerankan karakter pilot, sempat dikira sebagai pilot sungguhan oleh para petugas dan pilot asli di Terminal 3.

Kejadian ini terjadi karena penampilan Jerome yang sangat meyakinkan dalam balutan seragam maskapai penerbangan fiktif AirIndo. Keseriusan dalam memerankan karakter Deva, sang pilot, membuat banyak pihak yang berinteraksi dengannya di bandara meyakini bahwa ia adalah seorang penerbang profesional.

Jerome Kurnia sendiri mengaku terkejut dengan respons tersebut. Ia beberapa kali disapa dan bahkan diberi hormat oleh pilot-pilot senior yang sedang bertugas. Hal ini menjadi bukti bahwa penjiwaan karakternya berhasil.

Sutradara film, Benni Setiawan, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi syuting di area publik bandara yang ramai memang disengaja untuk menciptakan suasana yang otentik. Penggunaan lensa tele dalam pengambilan gambar juga membantu menjaga kerahasiaan tim produksi agar tidak mengganggu aktivitas bandara.

Detail seragam yang dikenakan para pemain, termasuk Jerome, serta gerak-gerik mereka yang meyakinkan sebagai kru maskapai penerbangan, berhasil membuat banyak orang terkecoh. Mereka tidak menyadari bahwa yang ada di hadapan mereka adalah tim produksi film.

Bagi Jerome, pengalaman ini menjadi nilai tambah tersendiri dalam mendalami karakternya. Ia merasa bahwa seragam memiliki wibawa tersendiri, menandakan pengalaman dan jam terbang yang tinggi bagi pemakainya. Hal ini membantunya lebih meresapi peran Deva.

Sebelumnya, Jerome sempat terkejut saat pertama kali membaca skenario film “Penerbangan Terakhir”. Karakter Deva digambarkan memiliki pemikiran yang kompleks dan terkadang bermasalah. Hal ini mendorong Jerome untuk melakukan observasi mendalam terhadap perilaku orang-orang di sekitarnya.

Ia berusaha keras agar penggambaran sosok pilot yang ia bawakan tetap terlihat wajar, meskipun karakternya memiliki sisi psikologis yang rumit. Pemikiran bermasalah Deva ini nantinya akan menjadi pemicu konflik dalam hubungannya dengan Tiara, seorang pramugari yang diperankan oleh Nadya Arina.

Menariknya, Nadya Arina adalah kekasih Jerome Kurnia di kehidupan nyata. Memerankan hubungan yang rumit dan penuh konflik dengan sang kekasih di layar lebar memberikan tantangan tersendiri bagi Jerome. Ia harus mampu menjiwai pola pikir karakter yang berbeda jauh dari dirinya sehari-hari.

Hubungan yang kompleks antara seorang pilot dan pramugari inilah yang menjadi jantung cerita dalam film “Penerbangan Terakhir”. Film ini dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai tanggal 15 Januari 2026.

Kehadiran lagu “Apakah Kita Hanya Bercanda?” yang dibawakan oleh Tissa Biani sebagai salah satu soundtrack film semakin menambah nuansa emosional yang dapat dirasakan penonton. Lagu ini diharapkan mampu menggambarkan kedalaman peran yang dimainkan oleh Jerome Kurnia.

Film “Penerbangan Terakhir” sendiri telah menggelar acara pemutaran pratayang di sepuluh kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Tangerang, Palembang, Bekasi, Malang, Bogor, Depok, Cirebon, Surabaya, dan Makassar. Acara ini berlangsung pada tanggal 10 hingga 11 Januari.

Menurut produser eksekutif Shalu T.M, film ini mengangkat cerita yang penting untuk disampaikan sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat luas. Khususnya bagi perempuan muda, film ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengisahan karakter manipulatif.

Kisah dalam film ini diadaptasi dari novel karya Annastasia Anderson, seorang penulis yang dulunya berprofesi sebagai pramugari. Hal ini menambah kedalaman dan otentisitas cerita yang disajikan.

Baca juga di sini: Atletico Madrid Raih Kemenangan Dramatis atas Sevilla 4-3

Selain Jerome Kurnia dan Nadya Arina, film ini juga dibintangi oleh aktor dan aktris berbakat lainnya seperti Aghniny Haque, Nasya Marcella, dan Devina Bertha. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya alur cerita dan kualitas akting dalam film “Penerbangan Terakhir”.