Keluarga Fondasi Kesetaraan Gender, Pesan Ida Nurlaela Anggota DPR RI

Berita4 Dilihat

DermayuMagz.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ida Nurlaela Wiradinata, menekankan bahwa kesetaraan gender sejatinya bukan tentang siapa yang lebih unggul, melainkan bagaimana perempuan dan laki-laki dapat saling mengisi dan melengkapi satu sama lain.

Oleh karena itu, peran perempuan dalam pembangunan senantiasa didorong agar menjadi lebih kuat dan setara dengan kaum laki-laki, tanpa mengabaikan nilai kebersamaan yang fundamental dalam kehidupan bermasyarakat.

Penegasan ini disampaikan oleh Ida Nurlaela dalam sebuah acara yang mengusung tema ‘Jejak Kartini, Langkah Perempuan’. Kegiatan tersebut diselenggarakan di hotel Grand Palma Pangandaran pada hari Selasa, 5 Mei 2026.

Baca juga: Ketua DPRD Indramayu Berdialog dengan Mahasiswa Bahas UU Cipta Kerja dan Lahan Pertanian

Menurut pandangan Ida Nurlaela, perempuan memiliki potensi yang sangat besar untuk memberikan kontribusi positif di berbagai sektor kehidupan. Potensi ini mencakup partisipasi aktif di ruang publik serta keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan penting.

“Perempuan perlu memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk tampil dan mengambil peran aktif dalam setiap aspek pembangunan bangsa,” ujar Ida Nurlaela.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti betapa krusialnya peran keluarga sebagai landasan utama dalam membentuk generasi penerus yang berkualitas. Dalam konteks ini, peran seorang ibu dan seorang ayah dianggap tidak dapat dipisahkan dan harus dijalankan secara seimbang.

“Sinergi yang harmonis dalam lingkungan keluarga merupakan faktor penentu yang sangat signifikan bagi masa depan anak-anak kita,” jelasnya.

Selain itu, Ida Nurlaela juga menegaskan bahwa dukungan yang diberikan oleh kaum laki-laki merupakan elemen penting dalam memperkuat kedudukan dan peran perempuan di tengah masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan sebuah lingkungan yang senantiasa mengedepankan sikap saling menghargai dan memberikan dukungan.

“Perempuan layak mendapatkan penghormatan dan ruang yang memadai untuk dapat berkembang. Ini adalah tanggung jawab kolektif kita bersama,” tegasnya.

Ida Nurlaela berharap, melalui penyelenggaraan kegiatan seperti ini, semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk berani menyuarakan pandangan mereka serta aktif mengambil peran dalam berbagai sektor pembangunan. Partisipasi ini diharapkan dapat terwujud baik di tingkat pemerintahan daerah maupun di tingkat nasional.