Mabes TNI Jelaskan Pengamanan Ketat Rumah Jampidsus

News3 Dilihat

DermayuMagz.com – Mabes TNI memberikan klarifikasi resmi mengenai kehadiran sejumlah prajurit yang melakukan pengamanan ketat di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, yang berlokasi di Jalan Radio I, Kramat Pela, Jakarta Selatan. Pengamanan ini telah berlangsung sejak Rabu, 8 Juli 2026.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, membenarkan adanya aktivitas pengamanan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tindakan ini sepenuhnya sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku.

Menurut Brigjen Nas, pengamanan ini didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025. Perpres tersebut mengatur tentang perlindungan terhadap jaksa dalam menjalankan tugas-tugas mereka, khususnya yang berkaitan dengan penanganan kasus pidana khusus.

Lebih lanjut, Kapuspen TNI menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan oleh personel TNI ini tidak memiliki kaitan sama sekali dengan berbagai isu atau spekulasi yang telah beredar di tengah masyarakat belakangan ini. Pernyataan ini bertujuan untuk meluruskan potensi kesalahpahaman publik.

Sebelumnya, perhatian publik tertuju pada kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah. Pada Rabu malam (8/7/2026), puluhan prajurit TNI terlihat berjaga di area tersebut. Keberadaan mereka mencakup penjagaan di pintu gerbang rumah hingga patroli di sekitar taman depan kediaman.

Beberapa prajurit tampak membawa senjata laras panjang, menambah kesan serius dari pengamanan yang dilakukan. Selain personel berseragam militer, terlihat pula beberapa individu berpakaian sipil yang turut berjaga, menunjukkan adanya koordinasi pengamanan yang komprehensif.

Situasi di sekitar rumah Jampidsus juga terlihat adanya aktivitas lalu lalang. Beberapa jaksa dari lingkup Jampidsus terpantau keluar masuk rumah. Kendaraan dinas baik dari TNI maupun Kejaksaan juga terlihat melintas di area tersebut, mengindikasikan adanya kegiatan resmi yang berkaitan.

Penjelasan dari Mabes TNI ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai status dan tujuan pengamanan tersebut, serta menepis berbagai rumor yang mungkin timbul akibat situasi yang terekspos oleh media.