MagangHub 2026 Buka Peluang Karir bagi 150 Ribu Lulusan

Bisnis3 Dilihat

DermayuMagz.com – Program MagangHub 2026 kembali hadir dengan target ambisius untuk menyerap 150 ribu peserta, membuka pintu lebar bagi lulusan perguruan tinggi untuk langsung terjun ke dunia profesional.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengemukakan bahwa MagangHub dirancang sebagai jembatan krusial antara lembaga pendidikan dan kebutuhan industri yang dinamis.

Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari program yang telah digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sejak tahun sebelumnya, sebagai respons terhadap tantangan penyerapan tenaga kerja pasca-kelulusan.

“Program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan,” ujar Seskab Teddy.

Melalui MagangHub, para lulusan jenjang sarjana (S1) akan mendapatkan kesempatan magang di perusahaan mitra selama enam bulan. Selama periode tersebut, peserta tidak hanya menimba pengalaman kerja, tetapi juga menerima uang saku yang besarannya disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi penempatan.

“Jadi intinya adalah mahasiswa-mahasiswa yang sudah lulus kuliah, khususnya S1, itu bisa langsung magang-bekerja selama enam bulan,” jelas Teddy.

Besaran uang saku yang diterima peserta MagangHub bervariasi, mulai dari Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta, tergantung pada lokasi magang masing-masing. Hal ini memastikan bahwa kompensasi yang diterima sesuai dengan standar biaya hidup di daerah tersebut.

Pemerintah berharap program ini dapat memberikan pengalaman kerja yang berharga sekaligus meningkatkan peluang para lulusan baru untuk direkrut menjadi karyawan tetap oleh perusahaan tempat mereka magang.

Kuota MagangHub 2026 Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Melihat kesuksesan dan tingginya minat pada tahun sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk meningkatkan kuota peserta MagangHub pada tahun 2026.

Jika pada tahun 2025 kuota yang tersedia adalah 100 ribu peserta, untuk tahun 2026 target tersebut dinaikkan menjadi 150 ribu peserta. Peningkatan kuota ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi para lulusan baru.

“Jadi mudah-mudahan program ini akan semakin besar, karena tahun lalu (kuota peserta) 100 ribu (orang) dan tahun ini 150 ribu (orang), bisa langsung dirasakan oleh para alumni-alumni universitas,” ungkap Seskab Teddy.

Untuk batch pertama MagangHub 2026, pemerintah telah menyiapkan kuota sebanyak 50 ribu peserta.

Sementara itu, perusahaan yang berminat untuk berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara program masih memiliki kesempatan untuk mendaftar hingga tanggal 15 Juli 2026. Setelah periode pendaftaran ditutup, perusahaan akan menjalani proses verifikasi sebelum secara resmi tergabung dalam program MagangHub.

Dengan penambahan kuota ini, pemerintah berupaya untuk memperluas cakupan kesempatan bagi lulusan baru dalam memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Catat Jadwal Pendaftaran MagangHub 2026

Pemerintah juga telah menetapkan jadwal rinci untuk pelaksanaan MagangHub 2026, guna memberikan kejelasan bagi para calon peserta dan perusahaan mitra.

Pendaftaran peserta untuk batch pertama akan dibuka mulai tanggal 15 hingga 28 Juli 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, seluruh pelamar akan melalui tahapan verifikasi dan seleksi yang dijadwalkan berlangsung dari 29 Juli hingga 5 Agustus 2026.

Pengumuman peserta yang berhasil lolos seleksi akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2026. Hari pertama pelaksanaan MagangHub untuk batch pertama dijadwalkan pada 10 Agustus 2026.

Melalui skema yang terstruktur ini, pemerintah bertujuan untuk memastikan proses rekrutmen berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi semua pihak yang terlibat. Program MagangHub diharapkan dapat membekali lulusan perguruan tinggi dengan pengalaman kerja yang memadai, mempercepat penyerapan tenaga kerja muda, serta menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan dunia industri.