Peserta Magang Jepang Dibuka Kemnaker

Bisnis4 Dilihat

DermayuMagz.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia untuk mengikuti program magang di Jepang dan pelatihan Kaigo (perawatan lansia). Pendaftaran program ini dapat diakses melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja global, khususnya di Jepang. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyatakan bahwa peluang kerja di Jepang sangat besar. Namun, kesempatan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang sesuai dengan standar internasional.

Melalui program pemagangan dan pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh keterampilan, kemampuan bahasa Jepang, serta pengalaman kerja yang dibutuhkan oleh industri di Jepang.

Darmawansyah menekankan pentingnya pelatihan vokasi dan pemagangan untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar dapat beradaptasi dan bersaing di lingkungan kerja internasional.

Program Pemagangan Jepang akan mencakup berbagai tahapan persiapan, mulai dari pelatihan pra-keberangkatan hingga pembelajaran bahasa Jepang dan peningkatan keterampilan spesifik industri.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja langsung di perusahaan-perusahaan Jepang. Ini diharapkan dapat membuka gerbang karier yang lebih luas bagi mereka di tingkat global.

Proses rekrutmen untuk Program Pemagangan Jepang dilakukan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Seleksi akan melibatkan dinas ketenagakerjaan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Selain itu, rekrutmen juga akan dilaksanakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah berharap dengan skema ini, akses masyarakat terhadap program pelatihan dan pemagangan ke luar negeri dapat semakin luas dan merata, sehingga lebih banyak tenaga kerja Indonesia yang dapat memanfaatkan kesempatan ini.

Sementara itu, Pelatihan Kaigo ditujukan bagi mereka yang tertarik untuk berkarir di sektor perawatan lansia di Jepang. Sektor ini mengalami peningkatan kebutuhan seiring dengan bertambahnya populasi lansia di Jepang.

Peserta pelatihan Kaigo akan menjalani program intensif selama enam bulan. Materi pelatihan meliputi pembelajaran bahasa Jepang dan pembekalan kompetensi sebagai caregiver sesuai dengan standar layanan kesehatan di Jepang.

Darmawansyah melihat sektor Kaigo memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Kemnaker berkomitmen untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di bidang ini.

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Jepang menciptakan permintaan yang signifikan terhadap tenaga perawatan. Ini menjadi peluang emas bagi tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan yang sesuai.

Darmawansyah juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak resmi atau ilegal. Ia menekankan pentingnya mendapatkan informasi hanya dari kanal resmi pemerintah.

Informasi mengenai Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo dapat diakses melalui situs resmi Kemnaker dan platform SIAPkerja. Seluruh proses rekrutmen dan seleksi akan dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah.