Mahasiswa FKH UB Berkontribusi di Kongres Veteriner Dunia WVAC 2026 Jepang

Berita3 Dilihat

DermayuMagz.com – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) kembali mengukuhkan reputasinya di kancah internasional melalui keterlibatan mahasiswanya dalam sebuah kongres veteriner dunia yang prestisius.

Ajang tersebut adalah 41st World Veterinary Association Congress (WVAC) 2026. Kongres ini diselenggarakan oleh World Veterinary Association (WVA) bekerja sama dengan Japan Veterinary Medical Association (JVMA).

Pelaksanaan kongres dijadwalkan berlangsung di Tokyo International Forum, Jepang, pada tanggal 21 hingga 24 April 2026. Tema yang diusung dalam kongres ini adalah “One Health for a Better Tomorrow: Veterinary Medicine Holds the Key”.

Tema ini sangat relevan dengan isu kesehatan global yang mengedepankan pendekatan terintegrasi antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Kongres ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari seluruh dunia yang memiliki kepedulian dan peran dalam bidang veteriner.

Dukungan dari industri ternama seperti Boehringer Ingelheim, Zoetis, Elanco, dan Hill’s Colgate turut memperkuat signifikansi acara ini. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen industri terhadap kemajuan ilmu kedokteran hewan.

Dalam kesempatan ini, FKH UB patut berbangga karena salah satu mahasiswanya, Beatrisha Kinanthi Yudistiara, berhasil terpilih menjadi bagian dari tim International Volunteer Students. Beatrisha merupakan mahasiswa FKH UB angkatan 2024.

Ia terpilih sebagai salah satu dari 21 mahasiswa internasional yang direkrut secara terbuka oleh IVSA Asia Pacific. Proses seleksi yang ketat memastikan terpilihnya individu-individu yang kompeten dan berdedikasi.

Para mahasiswa relawan ini akan memegang peran strategis dalam berbagai divisi operasional kongres. Tugas mereka meliputi pengelolaan Preview Room, Prize Exchange, serta bagian Registrasi peserta.

Selain menjalankan tugas kepanitiaan, para volunteer juga mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti sesi ilmiah dan pameran sebagai peserta. Ini menjadi momen emas untuk menyerap ilmu terbaru dan melihat perkembangan terkini di bidang kedokteran hewan.

Kegiatan ini juga menjadi platform penting untuk pertukaran budaya antarnegara. Fasilitasi dari IVSA Japan memungkinkan para volunteer untuk berinteraksi dan belajar dari berbagai latar belakang budaya.

Melalui kegiatan ini, terjalin pula jejaring internasional yang kuat. Koneksi yang dibangun selama kongres diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi para mahasiswa di masa depan.

Partisipasi aktif mahasiswa FKH UB dalam forum internasional seperti WVAC 2026 ini menegaskan kontribusi nyata institusi. FKH UB secara konsisten berupaya memperkuat kompetensi mahasiswanya di tingkat global.

Selain itu, keterlibatan ini juga bertujuan untuk membangun jejaring internasional yang solid. Peran strategis kedokteran hewan dalam kerangka pendekatan One Health semakin diperkuat melalui partisipasi ini.

Kegiatan ini selaras dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Secara spesifik, partisipasi ini mendukung SDGs 3 (Good Health and Well-Being).

Peningkatan kualitas pendidikan (SDGs 4: Quality Education) juga menjadi fokus utama. Melalui pengalaman internasional, mahasiswa mendapatkan pendidikan yang lebih komprehensif.

Lebih lanjut, kemitraan global (SDGs 17: Partnerships for the Goals) turut diperkuat. Kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi internasional, dan industri menjadi kunci keberhasilan.

Baca juga di sini: Dee Lestari Rilis Single Baru "(Jangan) Jatuh Cinta" Setelah 17 Tahun

Semua ini diwujudkan melalui penguatan kapasitas pendidikan veteriner, mendorong kolaborasi lintas negara, serta memberikan kontribusi nyata terhadap kesehatan hewan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.