Seniman Banjarnegara Diskusi Peran Penting Seniman untuk Generasi Muda

Berita6 Dilihat

DermayuMagz.com – Puluhan seniman dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang di Banjarnegara berkumpul dalam sebuah acara bertajuk ‘Ngobras’ atau ngobrol bareng sana-sini.

Acara ini diselenggarakan di Pondok Kebun Seni Oemah Terapi ATS, yang berlokasi di Pereng Eyang Praya, Desa Sambong, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, ini juga bertepatan dengan perayaan purna tugas Drajat Nurangkoso sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya sebagai Kepala SMP Negeri 5 Banjarnegara.

Meskipun diselenggarakan secara sederhana, acara ini memiliki makna mendalam.

Tercipta sebuah kesepahaman penting mengenai bagaimana peran seniman dapat ditingkatkan secara strategis untuk mencerdaskan generasi muda di Banjarnegara.

Drajat Nurangkoso, dalam kesempatan tersebut, menekankan peran krusial seniman.

Melalui karya-karya mereka, seniman memiliki kapasitas untuk memberikan wawasan mengenai nilai-nilai luhur budaya Indonesia, khususnya yang ada di Banjarnegara.

Baca juga di sini: Pelukis Otodidak Ramaikan Regenerasi Seni Rupa Jogja Lewat Keberanian Berekspresi Warna

Wawasan ini penting untuk disebarkan kepada masyarakat luas, terutama kepada generasi muda.

Drajat mengungkapkan rasa kebebasannya kini, yang ia rayakan bersama rekan-rekan seniman.

Ia mengenang perjalanan panjangnya sebagai seorang guru dan seniman.

Pengalaman hidup yang penuh warna itu, bahkan sempat membuatnya merasa dipersekusi tanpa adanya pembela.

Bertepatan dengan masa purna tugasnya sebagai guru, Drajat menegaskan bahwa pengabdiannya kepada negara tidak lantas berhenti.

Baginya, pensiun hanyalah penutup sebuah babak kehidupan yang telah dilalui.

Kini, ia siap membuka lembaran baru untuk melanjutkan pengabdiannya melalui jalur seni dan terapi.

Ia berencana untuk menggelar pameran seni lukis bertajuk ‘Pamit Pensiun’ dalam waktu dekat.

Selain itu, ia juga akan fokus mengelola Kebun Seni dan Rumah Terapi yang menjadi fokus pengabdian barunya.

Konsep Kebun Seni ini terbuka untuk seluruh masyarakat Banjarnegara, bahkan siapa pun yang ingin belajar seni.

Tempat ini akan menjadi wadah untuk saling belajar dalam mengolah ekspresi seni.

Hasil karya seni yang tercipta nantinya dapat ditampilkan di Balai Budaya atau lokasi lain, yang pada akhirnya diharapkan memiliki nilai ekonomi.

Tujuan utamanya adalah menjadikan Kebun Seni sebagai pusat pembelajaran dan penggalian bakat seni.

Drajat juga menambahkan bahwa ia mendalami Aji Tapak Sesontengan.

Kajian ini merupakan bagian dari khazanah keilmuan nusantara yang digali dari kearifan nenek moyang bangsa Indonesia.