DermayuMagz.com – Film komedi horor terbaru garapan Dee Company, “Cek Khodam”, siap menghibur penonton dengan sentuhan unik yang menggabungkan unsur mistis dan realitas kehidupan modern.
Film yang disutradarai oleh JeroPoint ini mengangkat fenomena konten mistis yang marak di ruang digital belakangan ini. “Cek Khodam” mencoba memotret bagaimana manusia di era digital justru lebih takut pada masalah sehari-hari seperti cicilan menunggak atau tanggal tua daripada kehadiran makhluk halus.
Kisah film ini berpusat pada tiga sahabat: Sakti yang diperankan oleh Jirayut, Wira oleh Saputra Kori, dan Bima oleh komika Benidictus Siregar. Mereka bertiga membuat konten “Cek Khodam” yang tanpa disadari berdampak besar pada dunia gaib.
Konten yang mereka produksi menyebabkan turunnya Angka Ketakutan Manusia (AKM). Akibatnya, dunia gaib kehilangan wibawa karena hantu dan khodam tidak lagi ditakuti, melainkan dijadikan bahan hiburan.
Situasi ini membuat Panglima Khodam turun langsung ke dunia manusia. Tujuannya adalah untuk mengembalikan martabat dunia gaib dan menaikkan kembali rasa takut manusia terhadap makhluk tak kasat mata.
Namun, misi mulia ini justru berubah menjadi serangkaian kekacauan yang kocak. Semakin keras para khodam berusaha menakuti manusia, semakin absurd dan kacau pula situasinya.
Produser Dheeraj Kalmani mengungkapkan bahwa film “Cek Khodam” akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Juli 2026. Selain Jirayut, film ini juga dibintangi oleh sejumlah nama lain seperti Kak Gem, Tante Lala, Angie Williams, Fahira Almira, Roewina Umboh, dan Fanny Fadillah.
Dheeraj Kalmani menjelaskan bahwa “Cek Khodam” tidak hanya mengandalkan unsur horor, tetapi juga menyoroti perubahan cara pandang manusia terhadap hal-hal mistis. Budaya digital telah mengubah persepsi masyarakat terhadap hal-hal yang dulunya dianggap menakutkan.
“Ketika hantu tak lagi jadi sumber ketakutan utama, dunia gaib harus berhadapan dengan realitas baru yang lebih absurd,” ujar Dheeraj Kalmani kepada awak media di Jakarta pada Minggu, 7 Juni 2026.
Naskah film ini digarap oleh JeroPoint bersama Sandikagusti dan Shintapuji. Mereka berusaha menciptakan cerita yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Dee Company berharap “Cek Khodam” dapat menghadirkan pengalaman menonton yang menghibur sekaligus menggelitik. Film ini digadang-gadang sebagai komedi horor yang relevan dengan budaya digital masa kini.
Konflik dan kelucuan muncul ketika setan dan khodam harus berhadapan dengan manusia modern yang sudah terlalu sibuk mengatasi masalah hidup mereka sendiri. Hal ini menciptakan situasi yang unik dan tak terduga.
Melalui akun Instagram resminya pada 4 Juni 2026, Dee Company telah merilis poster film “Cek Khodam”. Poster tersebut menampilkan kutipan yang menarik perhatian: “Dunia khodam mulai sekarat. Manusia sekarang lebih takut dompet kosong, cicilan nunggak, dan tanggal tua daripada hantu.”
Unggahan poster ini disambut positif oleh para penggemar film. Banyak warganet yang mengungkapkan rasa penasaran mereka terhadap penampilan Jirayut sebagai pemeran utama.
Akun @jna**** menulis di kolom komentar, “Jujur saya sangat penasaran dengan akting Jirayut di film ini secara dia salah satu pemeran utamanya.” Sementara itu, akun @mam**** mendoakan, “Semoga filmnya sukses dan trending.”
Antusiasme penonton menunjukkan bahwa konsep unik yang ditawarkan “Cek Khodam” berhasil menarik perhatian. Film ini diharapkan dapat memberikan warna baru dalam genre komedi horor Indonesia.
Dengan perpaduan unsur horor yang dibalut komedi segar, “Cek Khodam” berpotensi menjadi tontonan menarik yang menghibur sekaligus menggugah pikiran tentang bagaimana realitas modern membentuk pandangan kita terhadap hal-hal mistis.






