DermayuMagz.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). TKA sendiri merupakan sebuah evaluasi yang dirancang untuk mengukur secara terstandar kemampuan akademik siswa dalam mata pelajaran tertentu.
Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Kemendikdasmen, terlihat adanya perbedaan rerata nilai TKA nasional antara dua mata pelajaran utama yang diujikan. Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, rerata nilai nasional mencapai 60,14. Sementara itu, mata pelajaran Matematika mencatat rerata nilai nasional sebesar 43,41.
Tidak hanya data rerata nasional, Kemendikdasmen juga turut merilis hasil TKA per provinsi di seluruh Indonesia. Dalam pemeringkatan ini, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menempati posisi teratas. DIY meraih nilai tertinggi secara nasional baik untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia maupun Matematika.
Toni Toharudin, selaku Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, memberikan penegasan mengenai tujuan diadakannya TKA. Beliau menyatakan bahwa TKA tidak dimaksudkan untuk memberikan label atau cap tertentu kepada suatu daerah, sekolah, maupun kepada para peserta didik.
Menurut Toni, TKA sejatinya adalah sebuah instrumen yang berfungsi sebagai alat ukur. Alat ukur ini digunakan untuk memotret capaian akademik siswa secara lebih komprehensif dan menyeluruh. Hal ini penting untuk memahami kondisi pendidikan saat ini.
Lebih lanjut, Toni menambahkan bahwa hasil dari TKA ini seharusnya dapat menjadi bahan refleksi yang berharga. Refleksi ini penting bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pihak sekolah, para guru, hingga elemen masyarakat lainnya. Tujuannya adalah untuk bersama-sama memperkuat upaya peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia.
Berikut adalah rincian nilai rerata TKA jenjang SD untuk tahun 2026 per provinsi:
DKI Jakarta
Bahasa Indonesia: 71,30
Matematika: 51,38
Jawa Barat
Bahasa Indonesia: 60,22
Matematika: 43,47
Jawa Tengah
Bahasa Indonesia: 65,14
Matematika: 47,05
DI Yogyakarta
Bahasa Indonesia: 75,14
Matematika: 61,64
Jawa Timur
Bahasa Indonesia: 62,74
Matematika: 46,77
Aceh
Bahasa Indonesia: 53,73
Matematika: 37,68
Sumatera Utara
Bahasa Indonesia: 55,72
Matematika: 40,48
Sumatera Barat
Bahasa Indonesia: 63,22
Matematika: 46,01
Riau
Bahasa Indonesia: 60,02
Matematika: 41,74
Jambi
Bahasa Indonesia: 58,30
Matematika: 41,20
Sumatera Selatan
Bahasa Indonesia: 56,50
Matematika: 40,19
Lampung
Bahasa Indonesia: 58,53
Matematika: 40,39
Baca juga : CPO Wajib Lapor BUMN, Pembeli Cemas?
Kalimantan Barat
Bahasa Indonesia: 55,90
Matematika: 39,98
Kalimantan Tengah
Bahasa Indonesia: 59,07
Matematika: 41,43
Kalimantan Selatan
Bahasa Indonesia: 63,94
Matematika: 43,89
Kalimantan Timur
Bahasa Indonesia: 63,71
Matematika: 44,70
Sulawesi Utara
Bahasa Indonesia: 54,40
Matematika: 39,66
Sulawesi Tengah
Bahasa Indonesia: 53,78
Matematika: 38,06
Sulawesi Selatan
Bahasa Indonesia: 56,54
Matematika: 40,19
Sulawesi Tenggara
Bahasa Indonesia: 54,30
Matematika: 38,37
Maluku
Bahasa Indonesia: 50,54
Matematika: 37,30
Bali
Bahasa Indonesia: 64,15
Matematika: 46,24
Nusa Tenggara Barat
Bahasa Indonesia: 54,76
Matematika: 39,76
Nusa Tenggara Timur
Bahasa Indonesia: 49,77
Matematika: 36,01
Papua
Bahasa Indonesia: 51,08
Matematika: 38,93
Bengkulu
Bahasa Indonesia: 59,43
Matematika: 41,23
Maluku Utara
Bahasa Indonesia: 46,41
Matematika: 35,69
Bangka Belitung
Bahasa Indonesia: 64,75
Matematika: 45,27
Gorontalo
Bahasa Indonesia: 53,32
Matematika: 37,59
Banten
Bahasa Indonesia: 58,87
Matematika: 41,44
Kepulauan Riau
Bahasa Indonesia: 66,39
Matematika: 48,78
Sulawesi Barat
Bahasa Indonesia: 50,01
Matematika: 37,52
Papua Barat
Bahasa Indonesia: 50,05
Matematika: 37,66
Kalimantan Utara
Bahasa Indonesia: 62,04
Matematika: 43,73
Papua Selatan
Bahasa Indonesia: 49,44
Matematika: 36,92
Papua Tengah
Bahasa Indonesia: 54,07
Matematika: 39,28
Papua Pegunungan
Bahasa Indonesia: 53,01
Matematika: 38,86
Papua Barat Daya
Bahasa Indonesia: 50,05
Matematika: 37,89
Sekolah Indonesia
Bahasa Indonesia: 56,31
Matematika: 39,81.






