DermayuMagz.com – Di banyak wilayah pedesaan, persoalan air bersih sering menjadi tantangan paling mendasar sekaligus paling melelahkan. Hal itu pula yang selama bertahun-tahun dirasakan warga Dusun Klagin RT 20 RW 07, Desa Brabe, Kecamatan Maron.
Setiap musim kemarau, kebutuhan air berubah menjadi perjuangan harian. Sebagian warga harus mencari sumber air lebih jauh atau membeli pasokan tambahan dengan biaya tidak sedikit.
Kini, melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, solusi mulai dibangun secara sistematis melalui proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang progresnya telah mencapai 40 persen per Kamis (30/4/2026).
Penggalian jalur distribusi sepanjang 1,2 kilometer menjadi fondasi utama proyek ini. Jalur tersebut menghubungkan sumber mata air dengan kawasan permukiman warga, sementara bak penampung 5.000 liter disiapkan sebagai pusat distribusi utama.
Pembangunan SPAM menjadi langkah strategis karena menyentuh kebutuhan paling fundamental masyarakat: ketersediaan air bersih berkelanjutan.
Pratu Rio Toren menegaskan bahwa proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan jangka panjang, bukan sekadar solusi sementara. Ia menyatakan bahwa debit sumber air telah disurvei dan dinilai cukup.
“Kami ingin warga punya akses air bersih yang stabil sepanjang tahun,” katanya.
Yang menarik, sistem gravitasi dipilih agar distribusi air berjalan tanpa ketergantungan biaya listrik tinggi. Pendekatan ini penting bagi masyarakat desa agar manfaat proyek tetap terjangkau dalam jangka panjang.
Dari perspektif pembangunan, proyek SPAM memiliki efek sosial dan ekonomi yang signifikan. Ketika akses air membaik, beban biaya rumah tangga berkurang, kesehatan meningkat, dan waktu warga tidak lagi habis hanya untuk mencari air.
Keterlibatan warga dalam pembangunan juga memperkuat keberhasilan proyek. Gotong royong dalam penggalian dan pemasangan pipa menunjukkan bahwa masyarakat memahami nilai strategis SPAM bagi masa depan desa.
TMMD Ke-128 di Desa Brabe melalui pembangunan SPAM memperlihatkan perluasan makna pembangunan fisik. Infrastruktur tidak lagi hanya soal jalan atau bangunan, tetapi juga tentang memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi secara berkelanjutan.
Baca juga di sini: KLa Project Rayakan 37 Tahun Berkarya Lewat Konser LUX NOVA
Dengan progres 40 persen, proyek ini memang belum selesai. Namun bagi warga Dusun Klagin, setiap meter pipa yang terpasang sudah menjadi tanda bahwa krisis air tahunan perlahan menuju akhir.






