Film Tumbal Proyek dan Semua Akan Baik-Baik Saja Lampaui 500 Ribu Penonton

showbiz5 Dilihat

DermayuMagz.com – Dua film Indonesia yang dirilis serentak pada 13 Mei 2026, yaitu Tumbal Proyek dan Semua Akan Baik-Baik Saja, berhasil menarik perhatian penonton dan merajai tangga box office. Film horor Tumbal Proyek bahkan telah menembus angka lebih dari 500 ribu penonton hanya dalam empat hari penayangan.

Sementara itu, drama keluarga Semua Akan Baik-Baik Saja juga menunjukkan performa yang mengesankan, meraih lebih dari 400 ribu penonton dalam periode yang sama. Dengan pencapaian ini, kedua film tersebut diprediksi akan segera menyusul dan menembus angka satu juta penonton dalam waktu dekat.

Baim Wong, salah satu penggawa di balik film Semua Akan Baik-Baik Saja, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya atas sambutan positif yang diberikan penonton. Ia menyampaikan rasa syukur dan harapan agar film ini memberikan dampak positif bagi banyak orang.

Melalui akun Instagramnya, Baim Wong mengungkapkan kegembiraannya pada 18 Mei 2026. Ia juga secara khusus menyoroti penampilan Alim, seorang aktor dengan sindrom Down, yang terlibat dalam film tersebut. Baim memuji kecerdasan dan kemudahan Alim dalam berakting, serta mengajak masyarakat untuk menonton film yang juga dibintangi oleh Reza Rahadian dan Christine Hakim ini.

Baca juga : Sinopsis Film Gudang Merica dan 6 Karakter Pentingnya, Suster Galak hingga 4 Mahasiswa Koas

Di sisi lain, Tumbal Proyek terus menunjukkan dominasinya. Film yang dibintangi oleh Kiesha Alvaro dan Karina Suwandi ini dilaporkan telah mengumpulkan sekitar 730 ribuan penonton setelah enam hari tayang. Pihak produksi, Dee Company, mengumumkan pencapaian ini melalui media sosial mereka.

Mereka merinci bahwa pada hari keenam penayangan, Yudha, karakter yang diperankan dalam film tersebut, telah disaksikan oleh 737.159 penonton. Angka ini menempatkan Tumbal Proyek di puncak daftar film dengan jumlah penonton harian terbanyak.

Bahkan, pada hari kemarin, Tumbal Proyek berhasil meraup sekitar 80 ribuan penonton, menjadikannya pilihan utama bagi para pencari hiburan di bioskop.

Membayangi Tumbal Proyek

Film Semua Akan Baik-Baik Saja juga tak kalah bersaing. Berdasarkan data yang dirilis oleh akun Twitter pemerhati film @cinepoint_, film ini berhasil mengumpulkan lebih dari 50 ribu penonton pada hari yang sama.

Angka ini menempatkan Semua Akan Baik-Baik Saja sebagai pesaing kuat yang terus membayangi kesuksesan Tumbal Proyek. Film ini secara total telah mencapai 616.417 penonton.

Sementara itu, film horor Ghost in The Cell karya Joko Anwar, yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya dan Amin, masih bertahan di jajaran tiga besar film terlaris. Film ini berhasil menarik sekitar 14 ribuan penonton harian dan telah mengumpulkan total lebih dari 3,3 juta penonton.

6 Film dengan Jumlah Penonton Harian Terbanyak

Berikut adalah daftar enam film dengan jumlah penonton harian terbanyak per Senin, 18 Mei 2026, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Cinepoint:

  • Tumbal Proyek: +83.119 penonton (total 820.278 penonton)
  • Semua Akan Baik-Baik Saja: +54.479 penonton (total 616.417 penonton)
  • Ghost in The Cell: +14.386 penonton (total 3.302.044 penonton)
  • Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan: +11.179 penonton (total 178.215 penonton)
  • Mortal Kombat II: +9.541 penonton (total 658.624 penonton)
  • Gohan: +6.597 penonton (total 93.187 penonton)

Baim Keluar Dari Zona Nyaman

Semua Akan Baik-Baik Saja menandai sebuah langkah baru bagi Baim Wong. Film ini merupakan proyek penyutradaraan ketiganya, setelah sebelumnya sukses dengan dua film horor, Lembayung dan Sukma, yang masing-masing berhasil meraih lebih dari satu juta penonton.

Dengan beralih ke genre drama keluarga, Baim Wong menunjukkan keberaniannya keluar dari zona nyaman. Keputusan ini terbukti tepat, mengingat sambutan hangat yang diterima film ini sejak hari pertama penayangan, dengan lebih dari 50 ribu penonton yang menyaksikan pada hari pertama.

Kesuksesan film Tumbal Proyek dan Semua Akan Baik-Baik Saja ini menjadi bukti bahwa industri perfilman Indonesia terus berkembang dan mampu menghasilkan karya-karya yang digemari oleh masyarakat luas. Persaingan yang sehat antar film ini diharapkan dapat terus mendorong kualitas perfilman nasional ke depannya.