DermayuMagz.com – Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana (Purn) TNI Ade Supandi mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu. Salah satu momen yang paling membekas bagi Ade adalah kolaborasi mereka terkait rencana penggantian kapal legendaris KRI Dewaruci dengan KRI Bima Suci.
Ade mengenang betapa pentingnya kapal latih bagi Angkatan Laut sebagai sarana pembinaan keterampilan para perwira matra laut. Dukungan penuh dari Ryamizard Ryacudu, saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sangat berarti dalam mewujudkan proyek penggantian tersebut.
Selama proses penggantian KRI Dewaruci, mulai dari pemotongan baja di Spanyol, peluncuran, hingga tahap komisioning, Ryamizard disebut selalu memberikan dukungan luar biasa. Hal ini diungkapkan Ade saat takziah ke rumah duka di Cikeas, Bogor, pada Minggu, 31 Mei 2026.
Baca juga : Pengembangan Teknologi Danantara untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam
Ade Supandi merasa sangat kehilangan sosok Ryamizard Ryacudu. Ia mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Doa juga dipanjatkan agar almarhum dilapangkan kuburnya, diampuni segala dosanya, dan menjadi ahli surga.
Sebagai informasi, Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada usia 76 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu, 31 Mei 2026. Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014-2019 di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Selain itu, Ryamizard Ryacudu juga memiliki rekam jejak karier militer yang gemilang, termasuk pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Rencananya, almarhum Ryamizard Ryacudu akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada hari berikutnya.






