Pemerintah Saudi Tinjau Pelayanan Haji di Makassar untuk 2026

Berita4 Dilihat

DermayuMagz.com – Pemerintah Arab Saudi telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia dengan melakukan peninjauan langsung ke Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan Makkah Route pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dapat berjalan secara optimal. Hal ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses perjalanan para jemaah.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, didampingi oleh Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Sulsel, H. Asa Afiif Bahri, menyatakan bahwa kehadiran perwakilan pemerintah Arab Saudi merupakan bukti nyata keseriusan mereka.

“Pemerintah Arab Saudi sangat total dalam memberikan pelayanan dan kemudahan untuk pelaksanaan ibadah haji di Indonesia, dan salah satu upayanya adalah layanan Makkah Route,” ungkap Ikbal di Makassar pada Jumat, 1 Mei 2026.

Baca juga di sini: Pemeran Rapunzel dan Flynn Rider di Tangled Diumumkan Disney

Ikbal kemudian menjelaskan lebih lanjut mengenai apa itu Makkah Route. Layanan ini merupakan inisiatif dari otoritas imigrasi Arab Saudi yang dilaksanakan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia. Sistem ini menggunakan mekanisme pra-persetujuan atau pre-clearance.

Dengan adanya skema Makkah Route, para jemaah haji tidak perlu lagi menghadapi antrean panjang untuk pemeriksaan paspor dan visa setibanya di Bandara Jeddah atau Madinah. Hal ini secara signifikan akan membuat proses kedatangan menjadi jauh lebih cepat dan efisien.

Selain aspek keimigrasian, Ikbal juga menekankan pentingnya peningkatan layanan terkait penanganan koper bagasi dan kabin jemaah. Peningkatan ini sangat krusial, terutama saat jemaah berada di kota-kota suci seperti Madinah dan Makkah.

“Khususnya terkait penanganan koper bagasi dan kabin jemaah, dapat terus ditingkatkan, terutama saat jemaah berada di Madinah dan Makkah,” tegasnya.

Ia berharap bahwa kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi akan terus menguat ke depannya. Penguatan kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kenyamanan para jemaah pada musim haji yang akan datang.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya bersama antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya bagi jemaah asal Indonesia,” tambahnya.

Dalam peninjauan tersebut, delegasi dari Arab Saudi yang turut hadir antara lain Lettu Abdullah bin Saidan, Yusuf Asy-Syamlan, dan Raid Al-Maliki. Selain itu, hadir pula General Supervisor SPL in Republic Indonesia, Aziz Bandar Al Otaibi; Public Relation in Indonesia, Atif Amat Syarani Tayib; serta Supervisor SPL in Embarkasi Makassar, Abdul Qader Eid.

Perlu dicatat bahwa layanan Makkah Route tidak hanya diterapkan di Bandara Hasanuddin Makassar. Fasilitas serupa juga telah diimplementasikan di beberapa bandara embarkasi utama lainnya di Indonesia.

Bandara-bandara tersebut meliputi Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, Bandara Adi Soemarmo di Solo, dan Bandara Juanda di Surabaya. Tujuan akhir dari penerbangan yang menggunakan layanan ini adalah Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.

Pelaksanaan Makkah Route merupakan salah satu elemen penting dalam upaya modernisasi layanan haji di Indonesia. Fokus utamanya adalah pada peningkatan efisiensi, kenyamanan bagi jemaah, serta penguatan sinergi bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi dalam menyelenggarakan ibadah haji.