Ratu Sofya Jelaskan Kerugian Akibat Tuduhan dan Pertanyakan Honor Film

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Aktris muda Ratu Sofya kini tengah menghadapi situasi pelik. Ia merasa dirugikan akibat tudingan miring yang dilontarkan oleh pihak produser film yang dibintanginya. Tak hanya itu, Ratu Sofya juga menyoroti perihal honor yang belum ia terima dari proyek film terbarunya.

Ratu Sofya menjelaskan bahwa ia tidak pernah menolak untuk menjalankan kewajibannya dalam mempromosikan film. Namun, ia menekankan bahwa penyelesaian masalah yang sedang terjadi menjadi prioritas utamanya sebelum kembali bekerja secara profesional.

Dalam sebuah kesempatan, Ratu Sofya mengungkapkan bahwa ia mengalami kerugian yang signifikan, baik secara materiil maupun imateriil. Kerugian ini timbul akibat pernyataan-pernyataan yang dianggapnya sebagai fitnah dari pihak produser.

Dampak dari kegaduhan tersebut terasa nyata dalam karier profesionalnya. Ratu Sofya mengaku bahwa beberapa kontrak kerja yang telah disepakati harus dibatalkan secara sepihak oleh para kliennya.

“Sudah pasti kerugian secara materiil dan imateriil. Ada kontrak brand sepertinya, ada kontrak brand yang sudah dibatalkan,” ujar Ratu Sofya di Polda Metro Jaya, Sabtu (6/6/2026).

Meskipun demikian, Ratu Sofya memilih untuk tidak merinci lebih lanjut mengenai total nilai kerugian yang dialaminya. Ia menyatakan bahwa nominal tersebut tidak akan ia ungkapkan kepada publik.

Selain kehilangan kesempatan kerja sama dengan berbagai pihak, Ratu Sofya juga menghadapi masalah finansial terkait film yang baru saja dibintanginya. Toguh Hutapea, selaku kuasa hukum Ratu Sofya, membeberkan fakta mengejutkan mengenai hak finansial kliennya.

Pihaknya mengklaim bahwa Ratu Sofya belum menerima pembayaran honor sepeser pun sejak membintangi film tersebut. Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengelolaan keuangan dalam proyek film tersebut.

“Bahkan film terakhir yang Mbak Ratu sebagai pemerannya itu, satu persen pun, ya satu rupiah pun Mbak Ratu itu tidak terima apa pun ya. Tidak terima apa pun sampai saat ini. Jadi Mbak Ratu tidak menerima ya, tidak menerima sama sekali ya honor itu,” ungkap Toguh Hutapea.

Menanggapi hal ini, kuasa hukum Ratu Sofya pun melontarkan pertanyaan mengenai ke mana aliran dana atau honor yang seharusnya menjadi hak klien mereka. Mereka menyarankan agar pihak rumah produksi memberikan transparansi mengenai penyaluran dana tersebut.

“Nah bisa ditanyakan ke pihak itu ya, pihak khas produksi. Nah bisa ditanyakan langsung kepada siapa di kontrak tanda tangan kontrak apa di transfer ke mana? Bisa ditanyakan langsung soal itu ya, tapi yang paling kita titik beratkan sampai sekarang Mbak Ratu tidak menerima satu persen pun, satu rupiah pun,” tegas Toguh.

Ratu Sofya sendiri menegaskan bahwa ia tidak pernah berniat menolak untuk menjalankan kewajibannya dalam mempromosikan film. Namun, ia merasa perlu ada penyelesaian masalah yang adil sebelum ia kembali bekerja secara profesional.

“Saya tidak pernah bilang saya tidak mau, tetapi saya hanya ingin meminta hak saya dan permintaan maaf karena mereka sudah salah, begitu saja,” tegas Ratu Sofya.

Kini, Ratu Sofya menyerahkan sepenuhnya kelanjutan urusan film tersebut kepada pihak rumah produksi. Ia memilih untuk fokus pada proses hukum yang sedang berjalan. Langkah ini diambil demi mengembalikan nama baiknya yang tercoreng dan menuntut hak-haknya yang belum terpenuhi.

“Kalau itu kuasanya bukan di saya, karena memang saya ini kan hanya sebagai pemain. Ya, itu bisa ditanyakan kepada pihak PH, begitu,” tutup Ratu Sofya.