Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 Bhayangkara

News5 Dilihat

DermayuMagz.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang diselenggarakan di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Kehadiran Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara menandai pentingnya momen ini bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia. Upacara ini merupakan perayaan tahunan yang merayakan dedikasi dan pengabdian para anggota Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Presiden Prabowo, didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tiba di lokasi upacara tepat pukul 07.54 WIB. Keduanya disambut hangat dan langsung menuju mimbar kehormatan. Dalam acara tersebut, mereka juga didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang turut serta dalam seluruh rangkaian upacara.

Suasana khidmat terasa saat Presiden Prabowo menyapa para tamu undangan yang hadir. Di antara para tokoh penting yang turut memeriahkan HUT ke-80 Bhayangkara adalah Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi. Turut hadir pula Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, serta Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.

Rangkaian upacara dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang membangkitkan semangat patriotisme para hadirin. Setelah menerima laporan resmi dari Perwira Upacara, Presiden Prabowo bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan ke mimbar upacara untuk memimpin jalannya acara.

Posisi Komandan Upacara pada peringatan kali ini diemban oleh Irjen Pol Suhendri. Beliau dikenal memiliki rekam jejak yang mumpuni, saat ini menjabat sebagai Teknisi Utama Tingkat I Penjinak Bom Korps Brimob (Jibom Korbrimbob) Polri. Sementara itu, Brigjen Pol Muhammad Syahduddi, yang kini menjabat sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Korsabhara Baharkam Polri, bertindak sebagai Komandan Defile.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah saat Presiden Prabowo dan Kapolri Listyo Sigit melakukan pemeriksaan pasukan. Keduanya menaiki kendaraan taktis jenis Maung, sebuah simbol kekuatan dan kesiapan tempur. Dengan menaiki mobil Maung, mereka mengelilingi area upacara, memberikan penghormatan dan memeriksa kesiapan pasukan yang berbaris rapi. Aksi ini menunjukkan kedekatan pimpinan dengan jajaran di lapangan.

Pemeriksaan pasukan ini merupakan tradisi penting dalam upacara militer dan kepolisian, yang bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kedisiplinan seluruh personel yang terlibat. Setelah pemeriksaan selesai, Presiden Prabowo dan Kapolri kembali ke mimbar untuk melanjutkan rangkaian acara.

Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di usia yang matang, Bhayangkara terus diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan senantiasa melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kehadiran para petinggi negara menunjukkan dukungan penuh terhadap institusi Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Acara yang berlangsung di Cikeas ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Peran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, sangatlah krusial. Oleh karena itu, peringatan HUT Bhayangkara selalu menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan strategi ke depan.

Presiden Prabowo, dalam kapasitasnya sebagai pemimpin tertinggi negara, memberikan penekanan pada pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak pandang bulu. Ia menegaskan bahwa hukum seharusnya tidak dijadikan alat untuk membalas dendam politik, melainkan sebagai instrumen untuk menciptakan keadilan dan ketertiban. Pernyataan ini menjadi pesan kuat bagi seluruh elemen masyarakat dan institusi penegak hukum.

Kehadiran berbagai tokoh penting dari berbagai latar belakang, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga mantan pejabat negara, mencerminkan penghargaan yang luas terhadap peran dan kontribusi Polri. HUT ke-80 Bhayangkara ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang institusi kepolisian dalam melayani dan melindungi bangsa Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme yang terus ditingkatkan, Kepolisian Republik Indonesia diharapkan dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia. Peringatan di Cikeas ini menjadi pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban oleh setiap insan Bhayangkara.