Cara Membersihkan Kotoran Tikus untuk Mencegah Hantavirus

News5 Dilihat

DermayuMagz.com – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat membersihkan area yang terdampak kotoran tikus. Hal ini penting untuk mencegah penularan Hantavirus yang dapat membahayakan.

Ani menjelaskan bahwa penularan Hantavirus bisa terjadi melalui berbagai cara. Jika kotoran, air liur, atau urine tikus yang terinfeksi bercampur dengan partikel udara dan terhirup, virus tersebut dapat menyebar ke manusia.

Risiko penularan juga meningkat apabila seseorang melakukan kontak langsung dengan sekresi tikus yang terkontaminasi atau bahkan tergigit oleh tikus.

Oleh karena itu, saat membersihkan area yang diduga terdapat kotoran tikus, sangat penting untuk memastikan sirkulasi udara di ruangan tersebut baik. Ani menekankan agar tidak membersihkan kotoran tikus dalam kondisi kering.

Baca juga : Contoh Surat Pemberitahuan Libur Idul Adha Melalui WhatsApp

Ia menyarankan untuk menyemprot area tersebut terlebih dahulu dengan disinfektan. Bagi masyarakat yang berada di rumah, cairan pemutih yang umum digunakan bisa dimanfaatkan sebagai disinfektan sebelum kotoran tikus dibersihkan.

Selain itu, Ani juga mengingatkan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mencuci tangan secara teratur sebelum dan sesudah beraktivitas adalah langkah mendasar yang perlu dilakukan.

Apabila bekerja di tempat yang berpotensi terkontaminasi atau memiliki risiko keberadaan tikus, penggunaan masker dan alat pelindung diri lainnya sangat dianjurkan.

Ani menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik menghadapi Hantavirus. Ia menjelaskan bahwa virus ini bukanlah virus baru yang ditemukan mendadak, seperti halnya COVID-19.

Hantavirus telah dipantau secara rutin setiap tahunnya, sehingga penanganannya sudah lebih terukur. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko penularan dapat diminimalisir.