Perwujudan Rumah Layak Huni dari Program RTLH TMMD 128 Probolinggo

Berita5 Dilihat

DermayuMagz.com – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Probolinggo menunjukkan progres signifikan dalam upaya rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Inisiatif ini berfokus pada peningkatan kualitas hunian masyarakat di Desa Brabe, dengan salah satu penerima manfaat adalah Ibu Sayani.

Rumah Ibu Sayani, yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan, kini telah menunjukkan kemajuan substansial. Progres rehabilitasi telah mencapai 50 persen, menandakan langkah nyata menuju terwujudnya rumah yang layak huni bagi keluarganya.

Kondisi rumah Ibu Sayani sebelum program TMMD digulirkan sangat memprihatinkan. Atapnya sering bocor, dinding terbuat dari kayu yang sudah lapuk, dan lantainya masih berupa tanah. Keadaan ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas sehari-hari keluarga, terutama saat musim hujan tiba.

Namun, kini bangunan rumah tersebut mulai menunjukkan perubahan menjadi lebih kokoh. Tahapan pembongkaran rumah lama telah selesai, dan pembangunan ulang kini tengah berjalan dengan fokus pada penguatan struktur utama.

Sejak pekan kedua pelaksanaan TMMD, pengerjaan di rumah Ibu Sayani difokuskan pada fondasi dan kerangka bangunan. Rangka atap telah berhasil diganti dengan material yang lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, lantai rumah yang sebelumnya tanah kini telah dicor beton.

Tahapan pembangunan selanjutnya yang sedang dikerjakan meliputi pemasangan dinding baru dan persiapan untuk pemasangan plafon. Upaya ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan setiap elemen bangunan dibangun dengan standar kualitas yang baik.

Baca juga: Berantas Balap Liar, Polisi dan Pemkot Pasang Pembatas Jalan di Kota Malang

Koptu Dedy, salah seorang anggota Satgas TMMD yang terlibat dalam pengerjaan, menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap tahapan. Ia menyatakan bahwa target penyelesaian memang dikejar, namun kualitas dan ketahanan bangunan menjadi prioritas utama. Tujuannya adalah agar rumah tersebut benar-benar nyaman dan aman untuk dihuni dalam jangka waktu yang panjang.

Keberhasilan dalam proses pembangunan ini juga turut dipengaruhi oleh faktor eksternal yang mendukung. Cuaca cerah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan untuk mempercepat berbagai proses pengerjaan di lapangan. Selain itu, ketersediaan material bangunan yang memadai juga memastikan kelancaran distribusi dan tidak adanya kendala dalam pelaksanaan.

Bagi Ibu Sayani, perubahan yang terjadi pada rumahnya membawa secercah harapan baru. Beliau mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi rumah yang kini mulai terlihat lebih baik dan kuat. Transformasi ini memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh beliau dan keluarganya.

Rehabilitasi RTLH merupakan salah satu program unggulan dalam TMMD karena secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dengan memiliki hunian yang lebih layak, kualitas hidup warga diharapkan dapat meningkat secara keseluruhan. Peningkatan ini mencakup aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan dalam lingkungan tempat tinggal.

Melihat progres yang ada, Satgas TMMD optimis bahwa seluruh target pembangunan, termasuk rehabilitasi rumah Ibu Sayani, dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Program TMMD ke-128 di Probolinggo tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada upaya perbaikan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.