TNI Gagalkan Penyelundupan Mineral Radioaktif Bernilai Triliunan di Batam

News4 Dilihat

DermayuMagz.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ilegal mineral yang mengandung logam tanah jarang (LTJ) dan unsur radioaktif. Penyelundupan ini melibatkan 25 kontainer yang diamankan di wilayah Batam, Kepulauan Riau.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dan Koarmada) IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, menjelaskan bahwa hasil analisis laboratorium terhadap sampel ilminite dari kontainer tersebut menunjukkan adanya kandungan titanium oksida.

Lebih lanjut, sampel tersebut juga terdeteksi mengandung logam tanah jarang dan unsur radioaktif yang berpotensi menjadi bahan baku untuk industri nuklir.

Beberapa senyawa yang teridentifikasi meliputi zirconium oxide, thorium oxide, neodymium oxide, triuranium oktasida, dan cerium oksida.

Perkiraan nilai dari muatan yang coba diselundupkan ini mencapai angka triliunan rupiah.

Barang bukti tersebut berhasil diamankan oleh jajaran Komando Armada RI melalui KRI Kujang-642 yang berada di bawah Bantuan Kendali Operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I.

Penangkapan dilakukan di perairan Kepulauan Riau pada tanggal 17 Mei 2026.

Menurut Laksda TNI Berkat Widjanarko, keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari komitmen TNI AL.

TNI AL bersama instansi terkait lainnya terus berupaya menjaga kedaulatan negara.

Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk melindungi sumber daya alam strategis nasional dari berbagai aktivitas ilegal.

“Penggagalan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam melaksanakan perintah Presiden RI dan Panglima TNI bersama seluruh instansi terkait untuk menjaga kedaulatan negara,” tegasnya.

Pangkoarmada RI menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kesiapsiagaan prajurit TNI AL.

Mereka senantiasa siap menjaga kedaulatan, menegakkan hukum, dan mengamankan kekayaan alam Indonesia.

Kegiatan peninjauan dan penindakan ini juga merupakan bagian dari sinergi yang terjalin antarinstansi.

Sinergi ini penting dalam mendukung upaya penegakan hukum dan pencegahan aktivitas ilegal.

Baca juga : Film Suamiku Lukaku Kampanyekan Kesehatan Mental di Lima Kota

Aktivitas ilegal tersebut berpotensi besar merugikan negara dan bahkan membahayakan lingkungan.